BANDAR LAMPUNG — Warga di kawasan padat penduduk Kecamatan Bumi Waras sempat panik saat kobaran api membumbung tinggi dari sebuah kompleks pergudangan di Jalan Slamet Riyadi Raya, tepat di depan wihara, Selasa (11/8/2026) malam. Api dilaporkan pertama kali terlihat sekitar pukul 21.00 WIB dan dengan cepat membesar, mengancam bangunan di sekitarnya.
Salah seorang warga setempat, Yanto, mengonfirmasi kemunculan api yang mendadak tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
"Kejadian sekitar jam 9 malam. Untuk korban jiwa setahu kami tidak ada," ujar Yanto di lokasi kejadian.
Petugas Fokus Lakukan Penyekatan agar Api Tak Meluas
Menerima laporan warga, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung langsung menerjunkan armada dan personel ke lokasi. Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, membenarkan insiden tersebut dan menyebut upaya utama petugas adalah mengendalikan kobaran api.
"Personel di lapangan masih terus berupaya melakukan proses pemadaman dan penyekatan di lokasi," kata Anthony Irawan saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Langkah penyekatan menjadi prioritas utama mengingat lokasi kebakaran berada di tengah kawasan pergudangan yang padat. Hal ini dilakukan untuk mencegah api merambat ke bangunan pemukiman warga maupun gudang lain yang berada di dekat lokasi kejadian.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan proses pendinginan di area yang terbakar. Proses ini diperlukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penyebab pasti pemicu kebakaran serta total kerugian materiil akibat insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai asal mula api maupun estimasi kerugian yang diderita pemilik gudang.