BANDAR LAMPUNG — Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico mengungkapkan bahwa seluruh tahapan seleksi di tingkat dinas telah rampung. Proses kini hanya menunggu verifikasi dan finalisasi oleh tim di tingkat Pemerintah Provinsi Lampung.
"Ada 116 sekolah yang saat ini dijabat Plt, terdiri dari SMA, SMK, dan SLB. Prosesnya sekarang sedang tahap finalisasi. Ada tim yang sedang memverifikasi data. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera didefinitifkan. Mohon doanya saja," kata Thomas, Senin (27/1).
Seleksi Terbuka Jadi Mekanisme Pengisian Jabatan
Pengisian jabatan kepala sekolah dilakukan melalui mekanisme Seleksi Terbuka (Selter). Setiap kandidat wajib memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan.
Tahapan seleksi dimulai dari Uji Kompetensi (Ukom), dilanjutkan wawancara, hingga pembahasan bersama Panitia Seleksi (Pansel). Setelah seluruh tahapan itu selesai, hasilnya masuk ke proses finalisasi sebelum ditetapkan menjadi kepala sekolah definitif.
"Kita menggunakan sistem Seleksi Terbuka. Siapa yang memenuhi syarat dipersilakan mengikuti tes. Tahapannya Ukom, wawancara, lalu finalisasi di tingkat Pansel. Sekarang memang sudah masuk tahap finalisasi," ujarnya.
Penyebab Kekosongan: Pensiun dan Mutasi
Thomas memastikan banyaknya jabatan Plt bukan karena sengaja dibiarkan kosong. Kekosongan terjadi akibat adanya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun maupun mutasi jabatan.
Selain itu, pengangkatan kepala sekolah juga harus melalui koordinasi dengan pemerintah pusat. Sistem berbasis aplikasi yang digunakan mengharuskan seluruh persyaratan administrasi dan kompetensi terpenuhi sesuai ketentuan.
"Ada yang pensiun, ada juga yang mutasi sehingga terjadi kekosongan. Prosesnya harus sesuai aturan karena menggunakan sistem yang syaratnya sangat detail. Kandidat harus memenuhi seluruh kriteria sesuai juknis. Karena itu kami melakukan rekrutmen dan seleksi sesuai ketentuan. Sekarang tinggal finalisasi," jelasnya.
Proses Belajar Mengajar Tak Terganggu
Meski ratusan sekolah masih dipimpin Plt, Thomas memastikan kondisi tersebut belum mengganggu proses belajar mengajar. Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menginginkan posisi ini segera definitif agar semuanya tuntas dan jelas.
"Sampai hari ini relatif tidak terganggu dan semuanya berjalan baik. Tetapi memang kami ingin posisi ini segera definitif supaya semuanya tuntas dan jelas," katanya.