BANDARLAMPUNG — Anak-anak binaan komunitas Growing Hope tampil memamerkan karya seni dan busana hasil kreativitas mereka di panggung Lampung International Fashion Move (LIFMOVE) 2026. Mereka bukan sekadar pelengkap acara, melainkan bagian dari panggung utama yang digelar di Bandarlampung.
Bukan Sekadar Fashion Show Biasa
Penampilan itu menjadi ajang unjuk bakat sekaligus edukasi publik. "Ini merupakan komitmen kami dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui program TJSL. Bersama komunitas Growing Hope, KAI memberikan kesempatan kepada anak-anak berkebutuhan khusus untuk menampilkan karya dan bakat mereka," kata Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, di Bandarlampung, Kamis.
Menurut Azhar, partisipasi ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap terciptanya ruang inklusif bagi seluruh anak Indonesia. "Hal itu agar anak-anak itu dapat mengekspresikan kreativitas, meningkatkan rasa percaya diri, serta memperoleh kesempatan yang setara untuk tampil di ruang publik," ujarnya.
Komitmen KAI pada Inklusivitas
Melalui kolaborasi dengan Growing Hope, KAI ingin menghadirkan ruang yang aman bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk tampil percaya diri. "Setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan menunjukkan kemampuannya," kata Azhar.
Dia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan acara seremonial belaka. "Ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan melalui program TJSL," tambahnya.
Apa yang Ditampilkan Anak-Anak Binaan Growing Hope?
Dalam ajang LIFMOVE 2026, anak-anak binaan Growing Hope menampilkan karya seni dan busana hasil kreativitas mereka. Penampilan mereka menjadi sorotan karena tidak hanya menunjukkan keterampilan, tetapi juga membuktikan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi dan kreativitas yang patut diapresiasi masyarakat luas.
"Penampilan tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi, kreativitas, dan kemampuan yang patut diapresiasi," pungkas Azhar.