LAMPUNG TIMUR — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, turun langsung memonitor pelaksanaan MATAMUDA di MI Muhammadiyah Taman Cari, Senin (13/7/2026). Program orientasi murid baru ini menjadi penanda dimulainya semester baru sekaligus upaya membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama.
MATAMUDA: Bukan Sekadar Orientasi, tapi Penanaman Karakter
MATAMUDA merupakan program pengganti MATSAMA yang dirancang untuk membantu murid baru beradaptasi dengan lingkungan belajar dan budaya madrasah. Lebih dari itu, program ini juga menjadi wahana menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak awal memasuki jenjang pendidikan.
Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Marwansyah mengajak seluruh peserta didik memulai semester baru dengan semangat belajar dan akhlak mulia.
"Hari ini adalah awal perjalanan baru. Jadikan madrasah sebagai tempat untuk belajar, berprestasi, dan membangun karakter yang mulia. Teruslah bermimpi besar dan raihlah prestasi dengan kerja keras serta doa," pesan Marwansyah kepada para murid.
Apresiasi untuk Tenaga Pendidik dan Duta Madrasah Nasional
Marwansyah tidak hanya memotivasi murid. Ia juga memberikan penghargaan kepada insan madrasah berprestasi, mulai dari piagam dan piala untuk murid, hingga penghargaan bagi kepala madrasah dan guru berprestasi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian yang telah diraih.
Puncaknya, Marwansyah menyerahkan penghargaan kepada Kepala MI Muhammadiyah Taman Cari, Endah Sari Dewi, yang terpilih sebagai Duta Madrasah Nasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Capaian ini dianggap mengharumkan nama Kabupaten Lampung Timur di tingkat nasional.
"Prestasi madrasah lahir dari kerja sama seluruh warga madrasah. Teruslah berinovasi dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik agar madrasah semakin maju dan dipercaya masyarakat," ujar Marwansyah saat memberikan sambutan.
Harapan: Lahirkan Generasi Berkarakter dan Berprestasi
Marwansyah berharap capaian Endah Sari Dewi dapat menjadi inspirasi bagi kepala madrasah, guru, dan peserta didik lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Ia optimistis, melalui monitoring MATAMUDA, seluruh madrasah di Lampung Timur dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan nyaman.
Kegiatan monitoring ini turut dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Latif Khairin Bahri, Kepala KUA Raman Utara Muhson, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Timur. Kehadiran mereka menandakan sinergi antarinstansi dalam memajukan pendidikan madrasah di daerah.
Melalui langkah awal yang positif ini, Kemenag Lampung Timur berharap lahir generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia dari bangku madrasah.