KALIANDA — Api mulai membakar lahan kering milik warga bernama Andi sekitar pukul 14.20 WIB. Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada pemadam setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Kebakaran lahan milik warga bernama Andi di Desa Pematang, Kecamatan Kalianda ini terjadi sekitar pukul 14.20 WIB dan berhasil dipadamkan oleh petugas sekitar jam 15.30 WIB," kata Rully.
Angin Kencang dan Rumput Kering Jadi Biang Kerok
Petugas sempat kewalahan menjinakkan api di lokasi. Kondisi angin kencang yang bertiup di kawasan Kalianda membuat kobaran api cepat menjalar ke area sekitarnya. Rumput ilalang yang sudah mengering akibat musim kemarau memperparah situasi, menjadikan lahan sangat mudah terbakar.
"Kebakaran ini diduga disebabkan oleh pembakaran sampah," ujar Rully.
Imbauan Damkar: Jangan Bakar Sampah Sembarangan
Atas kejadian tersebut, Damkarmat Lampung Selatan mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Rully menekankan pentingnya kesadaran masyarakat saat membuka lahan pertanian dengan cara membakar.
"Kami mengimbau kepada warga masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api, jangan membuang sisa atau puntung rokok di pinggir jalan karena dapat menyebabkan kebakaran," tegasnya.
Pihaknya juga meminta warga yang melintas di jalan rawan kebakaran untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan. Langkah kecil ini dinilai krusial untuk mencegah bencana serupa terulang di tengah kondisi cuaca yang masih kering.