LAMPUNG TIMUR — Lima poin penting menjadi pedoman kerja madrasah dalam Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) PDUM serta E-Ijazah yang digelar Penmad Lampung Timur. Acara berlangsung dua hari, 6–7 Februari 2026, dan diikuti para kepala madrasah dari jenjang RA, MI, MTs, hingga MA.
Kasi Pendidikan Madrasah Lampung Timur, Latif Khairin Bahri, merinci poin pertama: peningkatan disiplin tenaga pendidikan demi kualitas layanan. Kedua, tertib administrasi sebagai fondasi kelancaran proses akademik. Ketiga, validasi data siswa akhir wajib dilakukan secara teliti. Keempat, pelaksanaan Matamuda harus sesuai juknis. Kelima, sarana dan prasarana madrasah perlu dirapikan serta dijaga kebersihannya.
Validasi Data Ijazah Jadi Sorotan Utama
Latif menegaskan kegiatan ini bukan sekadar rapat koordinasi, melainkan wadah memperkuat komitmen bersama. “Dengan disiplin, tertib administrasi, dan validasi data yang akurat, penerbitan ijazah berjalan sesuai aturan tanpa kendala,” ujarnya.
Validasi data siswa tingkat akhir menjadi perhatian utama. Kesalahan data pada ijazah—seperti nama, tanggal lahir, atau nomor induk—berdampak panjang bagi masa depan siswa. Penmad Lampung Timur ingin memastikan setiap peserta didik menerima dokumen yang sah dan akurat.
Bimtek Digelar di Dua Lokasi Berbeda
Kegiatan Bimtek dilaksanakan di dua tempat secara paralel. Untuk jenjang MA dan MTs, acara berlangsung di MTsN 1 Lampung Timur. Sementara untuk jenjang MI dan RA, digelar di MIN 4 Lampung Timur. Pembagian lokasi ini bertujuan agar materi teknis lebih fokus sesuai kebutuhan masing-masing jenjang.
Selain pembekalan teknis pengisian PDUM dan E-Ijazah, forum ini menjadi ajang silaturahmi antar kepala madrasah. Mereka saling berbagi pengalaman menghadapi tantangan administrasi pendidikan di lapangan.
Target ke Depan: Sistem Kerja Lebih Profesional
Penmad Lampung Timur berharap kegiatan ini mampu menciptakan sistem kerja yang lebih profesional. Dengan demikian, madrasah di Lampung Timur semakin siap melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul.
Rakor dan Bimtek ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat tata kelola madrasah. Poin-poin yang ditekankan, mulai dari disiplin hingga validasi data, menjadi pijakan untuk meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh.