Kegiatan GENCARKAN merupakan respons atas masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal. Manager Senior Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Lampung, Dwi Krisno Yudi Pramono, hadir langsung dalam acara tersebut. Ia didampingi Deputy Bisnis Area Lampung PT Pegadaian (Persero) Lenny Fetresia Siregar, serta jajaran pemkab dan kecamatan setempat.
Mengusung tema “Cerdas Mengelola Keuangan, Sejahtera di Masa Depan”, peserta mendapatkan materi soal perencanaan keuangan, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, hingga kebiasaan menabung. Tak hanya itu, edukasi juga menyasar bahaya phishing dan penipuan digital yang marak menyasar masyarakat pedesaan.
DPRD: Literasi Keuangan Jadi Fondasi Kesejahteraan
Anggota DPRD Provinsi Lampung Periode 2024–2029, M. Galang Putra Ramadhan, menegaskan bahwa literasi keuangan bukan sekadar teori. “DPRD Provinsi mendukung penuh upaya OJK dalam memperluas edukasi untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar, pelaku UMKM, serta masyarakat melalui Gerakan Cerdas Keuangan Nasional,” ujarnya.
Menurut Galang, dengan pemahaman yang baik, warga bisa mengambil keputusan keuangan secara bijak dan terhindar dari aktivitas keuangan ilegal. Ia mendorong agar program serupa terus diperluas hingga ke kecamatan-kecamatan lain di Lampung.
Pegadaian Kenalkan Tabungan Emas dan Investasi Fisik
Deputy Bisnis Area Lampung PT Pegadaian (Persero), Lenny Fetresia Siregar, menyebut perusahaannya berkomitmen mendekatkan layanan keuangan ke masyarakat. “Sebagai perusahaan yang dekat dengan masyarakat, Pegadaian tidak hanya menyediakan solusi finansial, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan,” ungkap Lenny.
Dalam kesempatan itu, Pegadaian memperkenalkan produk Tabungan Emas dan investasi emas fisik. Kedua produk ini dinilai bisa menjadi alternatif bagi warga untuk menabung sekaligus berinvestasi secara aman. Lenny berharap masyarakat bisa memanfaatkannya untuk mendukung kesejahteraan keluarga maupun pengembangan usaha.
Apa Dampak Langsung ke Warga Blambangan Umpu?
Plt. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Way Kanan, Herry Kurniawan, mengapresiasi kolaborasi ini. Ia menilai peningkatan literasi keuangan akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah. Sementara itu, Camat Blambangan Umpu, Akhmad Syapari, berharap kegiatan seperti GENCARKAN bisa berkelanjutan.
“Semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal,” kata Akhmad. Ia menambahkan, pihaknya siap memfasilitasi kegiatan serupa di desa-desa lain di kecamatannya.
Melalui sinergi OJK, Pegadaian, dan pemerintah daerah, program ini ditargetkan mampu mendongkrak indeks literasi dan inklusi keuangan di Lampung, sekaligus memperkuat perlindungan konsumen sektor jasa keuangan.