METRO — Seorang dosen dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Metro resmi ditunjuk sebagai fasilitator nasional untuk wilayah Lampung dalam Program Satu Ranting Satu Kader Kesehatan (SRSK). Penunjukan itu merupakan hasil dari workshop nasional yang digelar Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 2–5 Juli 2026 di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi.
Yogi Catur Putra, S.K.M., M.K.M., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan I FIKES, menjadi peserta dari Lampung dalam kegiatan tersebut. Ia kini bertanggung jawab mengawal implementasi SRSK di tingkat ranting Muhammadiyah se-Provinsi Lampung.
Apa Tugas Fasilitator Wilayah Lampung?
Fasilitator wilayah bertugas mendampingi dan melatih kader kesehatan di setiap ranting Muhammadiyah. Targetnya, setiap ranting memiliki satu kader yang mampu menjadi edukator dan penggerak perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di komunitas masing-masing.
Selama tiga hari workshop, peserta dibekali materi kebijakan Program GenMu dan SRSK, konsep masjid bersih-sehat-suci, perencanaan pelatihan, manajemen pembelajaran, komunikasi efektif, hingga simulasi fasilitasi. Praktik terpadu juga dilakukan sebagai bekal pendampingan kader di lapangan.
Mengapa Program Ini Penting untuk Lampung?
Program SRSK merupakan inisiatif MPKU PP Muhammadiyah untuk memperkuat dakwah kesehatan dari tingkat paling bawah. Dengan adanya fasilitator wilayah, proses pelatihan kader diharapkan berjalan terstruktur dan berkelanjutan, tidak hanya seremonial.
Kehadiran kader kesehatan di ranting menjadi strategis karena mereka berperan langsung dalam upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat. Ini sejalan dengan visi Generasi Muhammadiyah (GenMu) Sehat Berkemajuan.
Kontribusi UM Metro bagi Kesehatan Masyarakat
Bagi Universitas Muhammadiyah Metro, penunjukan Yogi Catur Putra menjadi bukti penguatan peran perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai pusat pengembangan SDM kesehatan. Ilmu yang diperoleh selama workshop akan ditransformasikan ke sivitas akademika, mahasiswa, dan masyarakat melalui tridarma perguruan tinggi.
“Program ini bagian dari upaya kami berkontribusi nyata bagi umat dan masyarakat luas,” kata pihak FIKES UM Metro dalam keterangannya. FIKES berkomitmen mendukung pengembangan kader kesehatan yang mampu memberikan manfaat langsung di lingkungan masing-masing.