Keputusan ini diumumkan melalui laman resmi Google dan Tom's Guide pada pekan ini. Selama 20 tahun, username Gmail yang sudah dibuat — entah sejak sekolah menengah atau kuliah — tidak bisa diubah sama sekali. Kini, kebijakan itu berakhir.
Username Lama Jadi Alias Permanen, Email Tetap Masuk
Yang menarik dari mekanisme baru ini: alamat surel lama tidak dihapus. Google mengubahnya menjadi alias permanen yang tetap bisa menerima email. Semua pesan yang dikirim ke alamat lama akan otomatis masuk ke kotak masuk utama dengan alamat baru.
Dengan kata lain, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan kontak atau riwayat korespondensi. Semua data — email, file, foto, dan akses ke layanan Google lain — tetap utuh.
Bisa Digunakan Sekali Setahun, Pilih Username dengan Bijak
Google menerapkan batasan: perubahan ini hanya bisa dilakukan satu kali dalam setahun. "You can make this change once per year, so choose wisely," tulis Kaycee, How-To Editor Tom's Guide, dalam artikelnya.
Username baru harus unik dan belum digunakan akun Gmail lain. Prosesnya dimulai dari halaman myaccount.google.com, masuk ke menu "Personal info", lalu gulir ke bagian "Email". Di sana akan muncul tombol biru bertuliskan "Change Google Account email".
Verifikasi Identitas Jadi Syarat Mutlak
Google menerapkan lapisan keamanan ekstra. Setelah memilih username baru, pengguna harus memverifikasi identitas melalui kode yang dikirim ke email pemulihan atau nomor telepon. Langkah ini memastikan tidak ada pihak lain yang bisa mengubah alamat surel tanpa izin pemilik akun.
Fitur Masih Bertahap, Belum Semua Pengguna Kebagian
Tom's Guide mencatat bahwa fitur ini sedang digulirkan secara bertahap. Jika tombol "Change Google Account email" belum muncul, pengguna disarankan memeriksa kembali dalam beberapa hari atau pekan mendatang. Google masih mengaktifkan opsi ini untuk seluruh pengguna secara perlahan.
Bagi pengguna Indonesia yang sudah lama ingin mengganti alamat Gmail — misalnya dari username alay zaman SMP ke format nama profesional — fitur ini akhirnya menjadi solusi yang ditunggu.