BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi mengoperasikan 126 unit Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang tersebar di seluruh wilayah kelurahan. Langkah ini diambil untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui penyediaan berbagai layanan kebutuhan masyarakat secara langsung di tingkat akar rumput.
Dari total unit yang ada, sebanyak 65 koperasi telah melangkah lebih jauh dengan membuka gerai usaha mandiri. Meski operasional sudah berjalan, pembangunan fisik gedung KKMP saat ini masih dalam tahap penyelesaian yang ditargetkan rampung sepenuhnya pada Juni 2026 mendatang.
Ragam Usaha Koperasi Mulai Sembako hingga Hidroponik
Aktivitas ekonomi di tingkat kelurahan kini semakin bergeliat seiring beroperasinya seluruh unit KKMP. Jenis usaha yang dijalankan sangat variatif, menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan spesifik warga di masing-masing wilayah agar tepat sasaran.
Layanan yang tersedia mencakup simpan pinjam, penjualan bahan pokok, hingga distribusi gas elpiji. Beberapa koperasi bahkan mulai merambah sektor pertanian perkotaan dengan mengelola unit usaha hidroponik untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal sekaligus pendapatan anggota.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, menjelaskan bahwa kehadiran gerai koperasi menjadi langkah strategis. Hal ini mempermudah akses layanan bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di level kelurahan.
Target Penyelesaian Gedung Fisik pada Juni 2026
Meskipun aktivitas pelayanan sudah dimulai, Riana mengakui bahwa infrastruktur bangunan fisik masih dalam proses pengerjaan. Pemerintah daerah melakukan pembangunan secara bertahap agar tidak mengganggu jalannya roda organisasi koperasi yang sudah terbentuk.
“Meski operasional koperasi telah berjalan, pembangunan fisik gedung KKMP masih dalam proses dan belum sepenuhnya selesai,” kata Riana Apriana, Minggu (3/5/2026).
Pemerintah menargetkan seluruh fasilitas gedung dapat digunakan secara maksimal pada akhir Mei hingga Juni tahun ini. Keberadaan gedung permanen diharapkan mampu memperkuat identitas koperasi serta memberikan kenyamanan lebih bagi warga yang datang bertransaksi.
Bagaimana Skema Dukungan Modal bagi Koperasi Merah Putih?
Guna memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang, Pemerintah Kota Bandar Lampung tengah merancang skema dukungan permodalan. Program ini direncanakan dalam bentuk pinjaman lunak untuk memperkuat struktur keuangan koperasi agar mampu memperluas skala bisnisnya.
Saat ini, skema pembiayaan tersebut masih dalam tahap perencanaan matang oleh instansi terkait. Penguatan kelembagaan dan dukungan modal menjadi dua pilar utama yang disiapkan pemerintah agar koperasi tidak sekadar berdiri, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga.
Pemerintah berharap sinergi antara manajemen yang profesional di tingkat kelurahan dan dukungan kebijakan dari Pemkot dapat menjadikan KKMP sebagai pilar ekonomi baru. Melalui keberagaman bidang usaha, koperasi ini diproyeksikan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Bandar Lampung secara berkelanjutan.