BANDAR LAMPUNG — Sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan menyerap lebih dari separuh total realisasi KUR di Lampung. Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Lampung, Purwadhi Adhiputranto, mengungkapkan bahwa porsi sektor ini mencapai 56,24 persen dari total plafon yang tersalurkan.
Meski angkanya sudah tembus triliunan rupiah, realisasi KUR di Lampung baru mencapai 33,76 persen dari total jatah yang disiapkan pemerintah tahun ini. Plafon KUR untuk Lampung pada 2026 mencapai Rp10,63 triliun.
Kabupaten Mana yang Paling Banyak Manfaatkan KUR?
Lampung Tengah memimpin pemanfaatan KUR dengan porsi 24,11 persen dari total penyerapan se-provinsi. Wilayah ini dikenal sebagai lumbung pangan Lampung dengan luas lahan pertanian yang signifikan.
Sementara itu, untuk skema Pembiayaan Ultramikro (UMI), Kabupaten Lampung Selatan justru menjadi yang terdepan. Skema ini menyasar pedagang kecil di sektor perdagangan eceran yang selama ini sulit mengakses perbankan formal.
Skema KUR Mikro Jadi Primadona
Dari empat skema yang tersedia, KUR Mikro menjadi yang paling laris dengan kucuran Rp2,8 triliun. Dana ini menjangkau lebih dari 58 ribu pengusaha kecil di seluruh Lampung. KUR Kecil menyusul dengan realisasi Rp706 miliar.
Negara juga memberikan perhatian pada pahlawan devisa melalui KUR TKI. Realisasinya tercatat sebesar Rp628 juta, meski angkanya masih jauh dari potensi yang ada.
BRI Kuasai 70 Persen Penyaluran
BRI masih memegang mahkota sebagai penyalur KUR terbesar di Lampung. Kontribusinya mencapai 70,25 persen dari total realisasi. Bank pelat merah ini memiliki jaringan hingga ke pelosok desa, memudahkan akses petani dan pedagang kecil.
"Kami berharap masyarakat bisa lebih banyak memanfaatkan pembiayaan ini, terutama skema UMI yang jalurnya lewat lembaga keuangan bukan bank. Modalnya ada, kesempatannya terbuka, tinggal bagaimana warga menangkap peluang ini," ujar Purwadhi, Kamis (14/5/2026).
Skema UMI: Alternatif bagi yang Tak Tersentuh Bank
Bagi masyarakat yang tidak memiliki akses ke perbankan, skema Pembiayaan Ultramikro (UMI) hadir sebagai penyelamat. Realisasinya mencapai Rp241,7 miliar, menyasar 33 ribu pedagang kecil di Lampung.
Pemerintah kini terus mendorong agar sisa plafon KUR yang masih melimpah bisa segera dimanfaatkan. Fokusnya bukan hanya pada penyerapan angka, tapi pada transformasi UMKM Lampung agar lebih tangguh dan naik kelas.