Sat Polair Lampung Selatan Bagikan Masker ke Wisatawan dan Pasang Banner Larangan Masuk Radius 3 Km dari Gunung Anak Krakatau

Penulis: Surya Dinata  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 13:40:33 WIB
Petugas Sat Polair Polres Lampung Selatan membagikan masker kepada wisatawan di Dermaga Canti, Lampung Selatan.

Tim gabungan membagikan masker sekaligus mengedukasi wisatawan tentang batas zona aman saat beraktivitas di perairan Gunung Anak Krakatau, Lampung Selatan. Patroli dan sosialisasi menyusul aktivitas gunung yang masih menjadi perhatian bagi keselamatan pengunjung di Dermaga Canti.

KALIANDA — Aktivitas wisata di kawasan Gunung Anak Krakatau tetap berjalan di tengah status gunung yang masih dipantau ketat. Tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Sat Polair Polres Lampung Selatan, dan Dit Polair Polda Lampung pun turun langsung memberikan pelayanan serta edukasi kepada wisatawan di Dermaga Canti.

Personel Sat Polair Polres Lampung Selatan, Aiptu Welly F, mengatakan pembagian masker dilakukan setelah tim menyelesaikan patroli di perairan Gunung Anak Krakatau. Sejumlah wisatawan asal Jakarta yang hendak menuju kawasan Krakatau menjadi sasaran kegiatan tersebut, Minggu.

Zona Aman: Radius 3 Kilometer Wajib Dihormati

Welly menegaskan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati Gunung Anak Krakatau atau melewati batas yang telah ditentukan. Imbauan ini bukan sekadar formalitas, melainkan menyangkut keselamatan jiwa.

“Wisatawan kami imbau untuk selalu memperhatikan keselamatan, tidak memasuki zona yang dilarang, dan mematuhi batas aman yang telah ditentukan. Ikuti juga arahan petugas selama berada di kawasan perairan,” ujarnya.

Kepatuhan terhadap batas aman menjadi krusial karena aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian. Tim gabungan memasang banner berisi imbauan larangan beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari gunung.

Petugas Libatkan Nakhoda dan Pengelola Wisata

Selain memasang banner, tim juga mengajak pengelola wisata, nakhoda kapal, dan masyarakat untuk bersama-sama memastikan tidak ada wisatawan yang memasuki kawasan terlarang. Kerja sama ini dinilai penting mengingat kondisi gunung bisa berubah sewaktu-waktu.

“Usai patroli tim melanjutkan kegiatan pelayanan dan edukasi kepada wisatawan di Dermaga Canti. Selain membagikan masker, kami juga memberikan edukasi terkait keselamatan serta batas zona aman yang harus dipatuhi wisatawan,” kata Welly.

Warga dan pengelola diimbau segera mengikuti arahan petugas apabila terdapat perubahan kondisi di sekitar Gunung Anak Krakatau. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dan perlindungan keselamatan masyarakat di kawasan perairan Lampung Selatan.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top