BANDAR LAMPUNG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung memprakirakan cuaca di wilayahnya pada Senin (31/8) didominasi cerah berawan hingga berawan. Meski begitu, potensi hujan dengan intensitas ringan masih mengintai sejumlah kabupaten/kota, khususnya di bagian barat dan utara Provinsi Lampung.
Berdasarkan pantauan BMKG, sedikitnya delapan kabupaten/kota berpeluang diguyur hujan ringan dalam periode berbeda, mulai pagi hingga dini hari. Namun, belum ada peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan untuk hari ini.
Koordinator Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, menjelaskan potensi hujan ringan sudah terlihat sejak pagi hari. Pada rentang pukul 07.00–13.00 WIB, hujan ringan berpeluang terjadi di Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat.
"Untuk pagi hari (07.00–13.00 WIB), kondisi cuaca secara umum cerah berawan hingga berawan. Namun, terdapat potensi hujan ringan di wilayah Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat," ujar Rudi dalam keterangannya, Senin (31/8).
Cakupan wilayah bertambah saat memasuki siang hingga sore hari (13.00–19.00 WIB). Selain tiga kabupaten tersebut, BMKG mencatat Pringsewu, Lampung Barat, Lampung Utara, dan Way Kanan juga perlu mengantisipasi hujan ringan.
Memasuki malam hari (19.00–01.00 WIB), cuaca berangsur membaik menjadi cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi turun di Pringsewu, Tanggamus, dan Pesisir Barat.
Potensi hujan kembali muncul pada dini hari (01.00–07.00 WIB) di Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus. Rudi menambahkan bahwa pola ini dipengaruhi dinamika atmosfer lokal yang umum terjadi di wilayah pesisir dan dataran tinggi.
"Pada dini hari (01.00–07.00 WIB), hujan ringan diprakirakan berpotensi membasahi wilayah Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus," tambahnya.
Secara umum, suhu udara di Lampung berkisar 23–34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 58–95 persen. Namun, kawasan dataran tinggi seperti Lampung Barat dan sekitarnya tercatat lebih sejuk, yakni 19–31 derajat Celsius.
Angin permukaan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 5–40 kilometer per jam. Kondisi ini masih tergolong normal dan tidak menghambat aktivitas masyarakat.
BMKG memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode ini. Meski demikian, warga yang berada di wilayah berpotensi hujan diminta tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari kanal resmi BMKG, terutama bagi yang bekerja di sektor pertanian, perikanan, dan transportasi.
Prakiraan ini berlaku untuk Senin, 31 Agustus 2026, dan akan diperbarui jika terjadi perubahan signifikan pada kondisi atmosfer di Lampung.