Tuchel Siapkan Taktik Man-Marking Khusus untuk Redam Messi di Semifinal Piala Dunia 2026

Penulis: Surya Dinata  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 22:46:32 WIB
Thomas Tuchel mengaku sempat mempertimbangkan strategi man-marking untuk meredam pergerakan Lionel Messi di semifinal Piala Dunia 2026.

LAMPUNG — Laga semifinal antara Inggris dan Argentina di Piala Dunia 2026 menyajikan tantangan taktik yang unik bagi Thomas Tuchel. Pelatih timnas Inggris itu mengaku sempat mempertimbangkan strategi ekstrem berupa sistem penjagaan satu lawan satu atau man-marking untuk meredam pergerakan Lionel Messi.

"Saya sempat memikirkan hal ini, apakah kami harus melakukan taktik man-marking gaya lama yang sesungguhnya [terhadap Messi]," ujar Tuchel dalam konferensi pers jelang pertandingan, Rabu (15/7), dikutip dari ESPN.

Messi di Usia 39 Tahun: Ancaman dengan 8 Gol dan 2 Assist

Meski telah berusia 39 tahun, Lionel Messi tetap menjadi momok paling menakutkan di Piala Dunia 2026. Kapten Argentina itu memuncaki daftar pencetak gol terbanyak turnamen dengan delapan gol dan dua assist, sejajar dengan bintang Prancis, Kylian Mbappe.

Tuchel melontarkan pujian tinggi terhadap kemampuan Messi. Ia menyebut pemain Inter Miami itu memiliki intuisi di atas rata-rata pemain biasa. "Bola seolah-olah selalu jatuh ke kakinya. Dia menemukan celah, menciptakan ruang untuk kaki kirinya, lalu mengeksekusinya," kata Tuchel.

Kekuatan Super Messi yang Membuat Rencana Lawan Sia-sia

Tuchel mengakui bahwa strategi apa pun yang disiapkan tim lawan sering kali menjadi tidak berguna di hadapan Messi. Mantan pelatih Chelsea itu menilai pemain berjuluk La Pulga tersebut selalu bisa menemukan jalan keluar tak terduga.

"Kami tentu telah menemukan beberapa pola dalam permainan mereka. Namun, jika kami menutup pola tersebut, dia akan menemukan atau menciptakan pola yang baru. Itu adalah kekuatan supernya," tegas Tuchel.

Declan Rice Kembali, Inggris Optimis Hadapi Juara Bertahan

Inggris menatap laga semifinal ini dengan optimisme tinggi setelah berhasil mengatasi badai cedera sepanjang turnamen. Kabar baik datang dengan kembalinya gelandang jangkar Declan Rice yang siap diturunkan untuk menyeimbangkan lini tengah dan memotong aliran bola menuju Messi.

Pertandingan Inggris vs Argentina dijadwalkan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB. Pemenang laga ini akan menghadapi Spanyol di babak final, setelah tim Matador menumbangkan Prancis dengan skor 2-0 di semifinal.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top