LAMPUNG — Ribuan anak yatim dan penyandang disabilitas dari berbagai daerah tampak sumringah saat mengikuti rangkaian acara Pertamina Berkah. Kegiatan yang berlangsung serentak di sekitar wilayah operasional perusahaan itu diisi dengan doa bersama dan pemberian santunan secara simbolis.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan program ini merupakan momentum untuk mempererat hubungan perusahaan dengan lingkungan sekitar. "Kami percaya bahwa energi tidak hanya menggerakkan aktivitas, tetapi juga mampu menghadirkan harapan dan kebahagiaan," ujarnya dalam siaran resmi, Jumat (19/6).
Santunan menyasar 17.300 penerima manfaat yang tersebar di 610 yayasan dan panti asuhan. Mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari Aceh, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Pertamina memastikan penyaluran dilakukan secara langsung agar tepat sasaran.
Baron menambahkan, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis. "Tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat," tegasnya.
Pemilihan bulan Muharam bukan tanpa alasan. Pertamina sengaja menggandeng lembaga sosial di sekitar area operasional untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Program ini menjadi agenda tahunan yang dinanti oleh para penerima manfaat.
Melalui Pertamina Berkah, perusahaan ingin menghadirkan energi yang tidak sekadar menggerakkan mesin industri, tetapi juga menghidupkan harapan. Baron menekankan, inisiatif ini adalah bentuk nyata kontribusi perusahaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pertamina berkomitmen melanjutkan program serupa di masa mendatang dengan cakupan yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan sebagai agen pembangunan yang berkelanjutan dan peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.