Peluncuran dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kepala Perwakilan BI Lampung Bimo Epyanto, Rektor ITERA I Nyoman Pugeg Aryantha, dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Deddy Amarullah. Hadir pula jajaran DPRD, penyedia jasa pembayaran, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.
QRIS Tap memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi cukup dengan menempelkan perangkat pada mesin pembaca. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan dan keamanan pembayaran di transportasi publik kampus ITERA.
BI Lampung mencatat volume transaksi QRIS di provinsi ini sudah mencapai 22,4 juta transaksi. Angka tersebut menunjukkan penerimaan masyarakat terhadap pembayaran digital terus meningkat dan fondasi ekonomi digital Lampung semakin kuat.
Rangkaian Siger Fest 2026 dimulai dengan piloting digitalisasi bantuan sosial di Kota Metro. Kegiatan lain mencakup edukasi keamanan transaksi digital, festival kuliner UMKM, apresiasi program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta kegiatan olahraga dan komunitas yang menyasar generasi muda.
Sebagai nilai sosial, sebagian biaya pendaftaran peserta akan disalurkan dalam bentuk wakaf produktif untuk pembangunan sumur bor di lahan pertanian Kabupaten Mesuji. Program ini diharapkan mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Kick-off Siger Fest 2026 menjadi langkah strategis memperluas digitalisasi di sektor layanan publik, transportasi, UMKM, pendidikan, perlindungan sosial, dan inovasi daerah. BI Lampung menargetkan penguatan ekosistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi transaksi, tetapi juga mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, Siger Fest 2025 berhasil menarik lebih dari 10 ribu pengunjung dengan nilai transaksi Rp650 juta. Tahun ini, festival diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, akademisi, UMKM, penyedia jasa pembayaran, komunitas, dan media.