QRIS TAP Resmi Beroperasi di BRT ITERA Lampung, 889 Ribu Merchant dan Transaksi Rp1,87 Triliun Tercatat hingga April 2026

Penulis: Qodri Anwar  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 18:28:02 WIB
QRIS TAP resmi diterapkan di layanan SMART BRT ITERA untuk mempermudah pembayaran digital.

BANDAR LAMPUNG — Teknologi pembayaran digital di Lampung bertambah lagi. QRIS dengan fitur tap berbasis Near Field Communication (NFC) resmi beroperasi di layanan SMART BRT ITERA. Peluncuran ini dilakukan bersamaan dengan pembukaan SIGER Fest 2026, sebuah festival kolaborasi lintas sektor yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan sistem ini dirancang agar transaksi di transportasi publik lebih cepat dan aman. Penumpang cukup menempelkan perangkat yang mendukung NFC untuk membayar, tanpa perlu uang tunai atau memindai kode QR.

"Implementasi QRIS TAP diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna transportasi publik sekaligus memperluas pemanfaatan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari masyarakat," kata Bimo dalam keterangan resmi yang diterima IDN Times.

Pengguna QRIS di Lampung Tembus 889 Ribu Merchant

Hingga April 2026, jumlah merchant QRIS di Lampung mencapai 889 ribu unit. Nilai transaksinya tercatat Rp1,87 triliun dengan volume 22,4 juta transaksi. Bank Indonesia menyebut angka ini menunjukkan adopsi pembayaran digital terus meningkat di kalangan masyarakat dan pelaku usaha.

"Angka ini menunjukkan pembayaran digital sudah semakin sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat," ujar Bimo.

SIGER Fest 2026: Dari Wakaf Sumur Bor hingga Festival Kuliner

SIGER Fest 2026 hadir sebagai ajang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, UMKM, penyedia jasa pembayaran, komunitas, dan media. Tahun sebelumnya, SIGER Fest 2025 berhasil menarik lebih dari 10 ribu pengunjung dengan nilai transaksi Rp650 juta.

Rangkaian kegiatan tahun ini dimulai dengan piloting digitalisasi bantuan sosial di Kota Metro. Selain itu, akan digelar edukasi keamanan transaksi digital dan perlindungan konsumen, festival kuliner untuk promosi dan digitalisasi UMKM, serta apresiasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Bimo menambahkan, sebagian biaya pendaftaran peserta pada sejumlah rangkaian kegiatan akan disalurkan dalam bentuk wakaf produktif. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan sumur bor pada lahan pertanian di Kabupaten Mesuji.

"Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memastikan bahwa digitalisasi tidak hanya berfokus pada peningkatan transaksi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah," jelasnya.

Digitalisasi Transportasi Jadi Pintu Masuk Ekosistem Baru

BRT ITERA menjadi salah satu moda transportasi publik pertama di Lampung yang mengadopsi QRIS TAP. Inovasi ini diharapkan menjadi model bagi layanan transportasi umum lainnya di provinsi tersebut. Bank Indonesia menargetkan perluasan akseptasi digital tidak hanya di transportasi, tetapi juga di sektor perlindungan sosial dan UMKM.

"SIGER Fest 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung," tandas Bimo.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: lampung.idntimes.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top