BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 90 peserta yang terdiri dari siswa dan guru SMKN 6 Bandar Lampung mengikuti sesi edukasi keselamatan berkendara yang digelar PT Tunas Dwipa Matra (TDM) Lampung pada 11 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional Honda, Cari Aman, yang fokus menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.
Dalam sesi yang berlangsung di lingkungan sekolah, peserta tidak hanya mendengarkan presentasi. Mereka juga diajak tanya jawab langsung mengenai situasi lalu lintas yang kerap mereka hadapi sehari-hari. Materi mencakup etika berkendara di jalan raya, pemahaman rambu lalu lintas, serta pentingnya perlengkapan keselamatan yang sesuai standar.
Para siswa terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar risiko berkendara yang mereka temui, mulai dari cara menghadapi pengendara ugal-ugalan hingga tips aman saat hujan.
PIC Safety Riding Honda Lampung, Bagus Kurniawan, menegaskan bahwa edukasi ini bukan sekadar seremoni. "Keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi ini, kami berharap para siswa dapat memahami risiko yang ada di jalan raya dan selalu menerapkan budaya cari aman dalam setiap aktivitas berkendara," ujarnya.
Bagus menambahkan, pihaknya menargetkan para siswa bisa menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing, baik bagi teman sebaya maupun keluarga.
Kegiatan yang berlangsung lancar ini mendapatkan respons positif dari pihak sekolah. Pihak SMKN 6 Bandar Lampung menilai program semacam ini krusial mengingat tingginya mobilitas pelajar yang menggunakan sepeda motor setiap hari.
Melalui program Cari Aman, Honda Lampung berharap kesadaran akan keselamatan berlalu lintas tidak berhenti di ruang kelas. Generasi muda diharapkan mampu menjadi contoh positif di tengah masyarakat dan membantu menekan angka kecelakaan yang masih tinggi di kalangan remaja.