BANDARLAMPUNG — Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico mengumumkan bahwa dari total kuota tersebut, sebanyak 42.660 kursi disediakan untuk 208 SMA negeri. Sisanya, 33.634 kursi, dialokasikan untuk 110 SMK negeri di Provinsi Lampung.
"Hari ini kami mulai membuka pendaftaran SPMB Tahun 2026 untuk jalur reguler tingkat SMA dan SMK negeri," kata Thomas di Bandarlampung, Senin.
Thomas secara khusus mengimbau calon siswa yang sebelumnya tidak lolos seleksi SMA Unggul agar segera memanfaatkan pendaftaran ini. Ia menekankan bahwa masih banyak kursi tersedia di sekolah reguler.
"Saya minta kepada anak-anak yang sebelumnya belum tertampung di SMA Unggul agar bisa mendaftar hari ini di SMA reguler. Pendaftaran masih dibuka sampai tanggal 19 Juni," ujarnya.
Dalam pendaftaran jalur reguler ini, Disdikbud Lampung menerapkan sejumlah mekanisme penerimaan, salah satunya jalur domisili. Meski syarat domisili tetap ada, Thomas menegaskan bahwa faktor utama yang menentukan kelulusan adalah nilai akademik.
"Nilai tertinggi itulah yang akan diterima. Namun apabila terdapat peserta dengan nilai yang sama, maka seleksi akan dilanjutkan dengan mempertimbangkan jarak tempat tinggal calon siswa ke sekolah tujuan," jelas Thomas.
Total 318 sekolah negeri yang terdiri dari 208 SMA dan 110 SMK siap menerima peserta didik baru tahun ini. Dengan daya tampung yang cukup besar, Disdikbud berharap seluruh calon siswa bisa tertampung di sekolah negeri sesuai domisili dan pilihan jurusan masing-masing.
Pendaftaran SPMB 2026 jalur reguler ini dibuka sejak hari ini hingga batas akhir pada 19 Juni mendatang. Calon siswa dan orang tua diimbau untuk segera melengkapi persyaratan administrasi dan memantau jadwal seleksi melalui kanal resmi Disdikbud Lampung.