LAMPUNG TENGAH — Persentase umat Katolik di Lampung Tengah menempati urutan kedua di antara kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Meski secara jumlah absolut masih lebih kecil dibandingkan Kota Bandar Lampung yang memiliki 17.191 jiwa umat Katolik, proporsi terhadap total penduduk di Lampung Tengah justru lebih tinggi.
Mayoritas penduduk Lampung Tengah memeluk agama Islam, yakni 1.305.986 jiwa atau 94,25 persen. Hindu menjadi pemeluk agama terbesar kedua dengan 46.425 jiwa atau 3,35 persen, disusul Katolik 15.800 jiwa (1,14 persen), dan Protestan 15.622 jiwa (1,13 persen).
Agama lainnya tercatat sangat kecil: Buddha 1.777 jiwa (0,13 persen), aliran kepercayaan 93 jiwa (0,01 persen), dan Konghucu hanya 8 jiwa. Data ini merupakan hasil pendataan administrasi kependudukan yang dilakukan sepanjang 2024.
Selain Lampung Tengah dan Bandar Lampung, sejumlah daerah dengan jumlah umat Katolik signifikan adalah Kabupaten Pringsewu (8.230 jiwa), Lampung Selatan (6.531 jiwa), dan Lampung Timur (6.193 jiwa). Di sisi lain, kabupaten dengan jumlah umat Katolik paling sedikit adalah Pesawaran dengan 2.476 jiwa.
Data ini menunjukkan penyebaran umat Katolik cenderung terkonsentrasi di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung dan Kota Metro (4.111 jiwa), serta daerah dengan sejarah migrasi yang panjang seperti Lampung Tengah dan Pringsewu.
Penurunan jumlah penduduk beragama Katolik di Lampung Tengah sebanyak 35 jiwa dalam satu tahun tergolong kecil secara persentase. Belum ada keterangan resmi dari Pemkab Lampung Tengah atau instansi terkait mengenai penyebab spesifik penurunan tersebut, apakah karena kematian, perpindahan penduduk, atau perubahan administrasi kependudukan.
Data kependudukan berdasarkan agama ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan, termasuk penyediaan fasilitas ibadah dan layanan sosial yang merata bagi seluruh warga, tanpa memandang latar belakang keyakinan.