ChatGPT Baca Profil Game Saya dan Rekomendasikan 6 Judul yang Tepat Sasaran

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 16:35:01 WIB
ChatGPT menganalisis profil game pengguna dan merekomendasikan enam judul tepat sasaran.

Bukan rahasia lagi kalau algoritma rekomendasi di Steam atau PlayStation Store seringkali berantakan. Tapi bagaimana kalau kita kasih data mentah ke ChatGPT dan biarkan dia yang memilah? Seorang penggemar game di situs Tom's Guide melakukan hal itu—ia memasukkan seluruh isi About Me: Video Games Grid-nya ke ChatGPT dan meminta saran judul yang belum pernah ia mainkan.

Grid tersebut berisi 20 kategori, dari "Game Favorit" hingga "Game yang Paling Diremehkan". Isinya cukup eklektik: Bioshock untuk kategori cerita terbaik, Guilty Gear Strive untuk gaya seni, dan Tekken 2 sebagai game yang paling berdampak secara personal. ChatGPT pun diminta membaca seluruh preferensi itu—bukan sekadar daftar, tapi juga alasan di balik setiap pilihan.

AI Langsung Tangkap Pola: Aksi Stylish, Cerita Kuat, dan Game Klasik Jepang

Alih-alih bingung dengan campuran genre, ChatGPT dengan cepat mengidentifikasi benang merah: kecintaan pada stylish action combat, narasi yang membekas, dunia yang imersif, serta desain game khas Jepang. AI ini juga menangkap bahwa pengguna adalah penggemar game fighting yang punya tempat spesial untuk cult classics dan judul-judul aneh yang luput dari perhatian publik.

Dari analisis itu, muncullah enam rekomendasi utama. Beberapa di antaranya adalah judul besar yang mungkin sudah masuk radar, tapi ada juga kejutan yang datang dari arah tak terduga.

Dari RPG Epik hingga Horor Naratif yang Mengganggu

Dua rekomendasi pertama adalah Metaphor: ReFantazio dan Baldur's Gate 3. Yang pertama disebut sebagai "rekomendasi termudah" berkat perpaduan arahan seni yang memukau, pembangunan dunia yang luar biasa, dan sistem pertarungan yang terus berevolusi. Sementara Baldur's Gate 3 dianggap melampaui preferensi genre berkat kebebasan pemain dan interaksi karakter yang menjadi standar baru RPG dekade ini.

Untuk penggemar horor, ChatGPT merekomendasikan Mouthwashing—game kecil tapi disebut sebagai salah satu contoh terbaik horor naratif modern. Lalu ada Still Wakes the Deep yang dinilai memiliki atmosfer dan penceritaan lingkungan yang sangat kuat, mirip dengan gaya Bioshock.

Kejutan dari Masa Lalu dan Antisipasi Masa Depan

Rekomendasi paling menarik justru datang dari dua judul terakhir. UFO 50 adalah koleksi 50 game retro yang terasa seperti menemukan konsol yang hilang—cocok untuk mereka yang bosan dengan formula mainstream. Sementara Onimusha: Way of the Sword disebut sebagai kandidat kuat game terbaik tahun 2026.

Mengapa? Karena game ini membawa pedigree aksi khas Capcom, pertarungan pedang yang bergaya, latar supernatural gelap, dan fokus single-player yang kuat. Siapa pun yang memasukkan Devil May Cry 3, Resident Evil 4, dan Vanquish ke dalam grid mereka—seperti yang dilakukan sang jurnalis—pasti akan memasukkan game ini ke daftar incaran.

Eksperimen ini memang subjektif. Tapi setidaknya ia membuka kemungkinan baru: AI tidak hanya bisa merangkum email atau menulis kode, tapi juga menjadi teman ngobrol yang paham betul selera game kita. Bahkan lebih baik dari rekomendasi algoritma toko digital yang seringkali hanya menawarkan judul yang sudah kita lewati.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top