BANDAR LAMPUNG — Roda pesawat kepresidenan menyentuh landasan Bandara Radin Inten II tepat pada Rabu pagi. Presiden Prabowo Subianto disambut langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah provinsi, dan panitia penyelenggara Munas HIPMI.
Kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu menjadi puncak dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bandar Lampung selama beberapa pekan terakhir. Ribuan peserta dan tamu dari seluruh Indonesia telah mulai berdatangan sejak awal pekan untuk mengikuti agenda nasional tersebut.
Eva Dwiana menyatakan bahwa pemkot telah melakukan berbagai langkah antisipatif demi kelancaran penyelenggaraan Munas. Penataan kawasan kota, kebersihan lingkungan, hingga koordinasi pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis menjadi prioritas utama.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung siap mendukung penuh pelaksanaan Munas HIPMI. Kehadiran Presiden tentu menjadi kehormatan bagi masyarakat Bandar Lampung dan menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan agenda berskala nasional,” ujar Eva Dwiana dalam sambutannya di bandara.
Munas XVIII HIPMI bukan sekadar seremoni organisasi. Ajang ini menjadi platform konsolidasi bagi para pengusaha muda dari seluruh Indonesia untuk memperkuat jejaring usaha dan memilih kepengurusan baru periode mendatang.
Kota Bandar Lampung dipercaya menjadi tuan rumah setelah melalui proses seleksi oleh pengurus pusat HIPMI. Kepercayaan ini dinilai sebagai momentum penting bagi Provinsi Lampung untuk menunjukkan kapasitasnya dalam menghelat event berskala nasional.
Setelah prosesi penyambutan di bandara, Presiden Prabowo dijadwalkan menuju lokasi utama Munas untuk membuka secara resmi rangkaian sidang dan diskusi. Sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara turut mendampingi kepala negara dalam kunjungan kerja kali ini.
Pemerintah kota berharap penyelenggaraan Munas HIPMI dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga Bandar Lampung, mulai dari sektor perhotelan, transportasi, hingga UMKM lokal yang memasok kebutuhan logistik acara.