PGE Gandeng Akademisi Unila untuk Teliti Gempa Mikro yang Kian Sering Terasa di Ulubelu, Tanggamus

Penulis: Qodri Anwar  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 02:46:02 WIB
Tim peneliti Unila dan PGE melakukan kajian gempa mikro di Ulubelu, Tanggamus.

BANDARLAMPUNG — Warga Ulubelu dan sekitarnya di Kabupaten Tanggamus belakangan ini makin sering merasakan getaran gempa mikro. Menyikapi hal itu, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu menggandeng akademisi Universitas Lampung (Unila) untuk melakukan kajian ilmiah secara independen.

General Manager PT PGE Tbk Area Ulubelu, Edy Sudarmadi, menyatakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan tim akademisi Unila ke wilayah operasional perusahaan pada Mei 2026 lalu. Dalam kunjungan tersebut, para peneliti telah memaparkan hasil studi mereka yang sudah dipublikasikan di jurnal internasional mengenai kondisi geologi regional dan aktivitas seismik di kawasan Ulubelu.

Metode Ilmiah untuk Deteksi Pergerakan Bawah Permukaan

Tim peneliti dari Unila akan memetakan, menganalisis, dan memantau aktivitas seismik menggunakan peralatan khusus. Alat ini dirancang untuk mendeteksi pergerakan struktur bawah permukaan bumi secara lebih detail.

"Kajian ini diharapkan dapat menghasilkan data yang komprehensif mengenai karakteristik serta sumber aktivitas kegempaan yang terjadi di wilayah tersebut," kata Edy Sudarmadi dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Rabu.

Transparansi dan Tanggung Jawab kepada Masyarakat

Edy menegaskan, perusahaan mendukung penuh penelitian independen ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. PGE berkomitmen pada kajian yang objektif, independen, dan transparan.

"Melalui penelitian ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas, terukur, dan berbasis data mengenai aktivitas kegempaan yang terjadi sehingga dapat mendukung upaya mitigasi risiko bencana di masa mendatang," ujarnya.

Pengaruh Gempa Liwa 1994 Jadi Salah Satu Acuan

Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Lampung, Prof Ahmad Zaenudin, menjelaskan fenomena kegempaan di Ulubelu perlu diteliti secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan berbagai aspek geologi regional yang mempengaruhi dinamika bawah permukaan.

"Untuk memahami secara komprehensif fenomena gempa yang terjadi di wilayah Ulubelu diperlukan penelitian mendalam dengan menggunakan metode ilmiah yang mampu mendeteksi aktivitas pergerakan struktur bawah permukaan bumi," kata Prof Ahmad.

Menurutnya, penelitian ini juga harus mempertimbangkan sejarah geologi kawasan, termasuk pengaruh jangka panjang dari gempa Liwa pada 1994. Peristiwa itu hingga kini masih menjadi salah satu referensi penting dalam studi kegempaan di wilayah Lampung bagian barat.

PGE Area Ulubelu meyakini kolaborasi antara industri, akademisi, pemerintah, dan masyarakat merupakan langkah penting. Selain untuk meningkatkan pemahaman terhadap fenomena alam, kerja sama ini juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana geologi di masa depan.

Reporter: Qodri Anwar
Back to top