Pangdam XXI/RI Kristomei Sianturi Tinjau Pembersihan Eceng Gondok di Bendungan Way Rarem, Selesaikan Ketegangan dengan Pemuda Pekurun

Penulis: Qodri Anwar  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 14:03:01 WIB
Mayjen TNI Kristomei Sianturi meninjau pembersihan eceng gondok di Bendungan Way Rarem, Lampung Utara.

LAMPUNG UTARA — Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, memanfaatkan kunjungan kerjanya di Desa Pekurun untuk merawat hubungan antara TNI dan warga. Ia menyebut pertemuan dengan unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat pada Sabtu (6/6/2026) sebagai momentum memperkuat sinergi yang sempat terganggu.

Kesalahpahaman yang Coba Diluruskan

Dalam kesempatan itu, Pangdam secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan prajurit Brigif TP 45/SB dengan pemuda Desa Pekurun. Ia tidak merinci bentuk kesalahpahaman tersebut, tetapi menekankan bahwa komunikasi yang baik adalah kunci menjaga kondusivitas wilayah.

"Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat," ujar Kristomei dalam sambutannya.

Bukan Sekadar Seremoni, Ada Aksi Nyata

Kunjungan Pangdam tidak hanya diisi dengan pertemuan. Ia juga meninjau langsung kegiatan pembersihan eceng gondok di Bendungan Way Rarem. Aktivitas itu dikerjakan oleh prajurit Brigif TP 45/SB sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam menjaga fungsi dan kelestarian bendungan.

Eceng gondok yang menutupi permukaan bendungan selama ini dikhawatirkan mengganggu aliran irigasi dan meningkatkan sedimentasi. Langkah pembersihan ini menjadi sinyal bahwa TNI siap terjun dalam urusan sipil yang berdampak langsung pada warga.

Harapan Warga: Tak Ada Lagi Jarak

Masyarakat Desa Pekurun menyambut positif langkah Pangdam. Mereka berharap hubungan yang lebih erat antara TNI dan warga bisa terus berlanjut, tidak hanya saat ada masalah.

"Kami ingin kebersamaan ini tidak berhenti di sini. Semoga pembangunan dan keamanan di Lampung Utara semakin kuat," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Pangdam menegaskan bahwa sinergi antara TNI dan seluruh komponen masyarakat adalah modal utama mewujudkan Desa Pekurun yang aman, maju, dan sejahtera.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: sumaterapost.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top