Harga Pangan di Bandar Lampung Hari Ini: Bawang Merah Tembus Rp53.500 per Kilogram, Daging Sapi Rp138.750

Penulis: Surya Dinata  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:32:15 WIB
Harga bawang merah di Bandar Lampung mencapai Rp53.500 per kilogram hari ini.

BANDAR LAMPUNG — Pergerakan harga bahan pokok di ibu kota Provinsi Lampung ini kembali mencatatkan angka yang bervariasi. Untuk komoditas sayuran, bawang merah menjadi salah satu penyumbang kenaikan signifikan dengan harga Rp53.500 per kilogram. Angka ini masih lebih tinggi dibandingkan harga bawang putih yang tercatat di level Rp42.350 per kilogram.

Di sisi lain, harga daging sapi masih kokoh di kisaran Rp138.750 per kilogram, menjadikannya salah satu komoditas dengan nilai jual tertinggi di pasar tradisional maupun modern di Bandar Lampung. Sementara itu, harga cabai rawit merah tercatat di angka Rp48.200 per kilogram, dan cabai merah keriting berada di Rp45.000 per kilogram.

Harga Beras dan Minyak Goreng Masih Stabil

Untuk kebutuhan pokok lainnya, harga beras premium di Bandar Lampung hari ini berada di kisaran Rp15.500 per kilogram, sedangkan beras medium dibanderol Rp13.200 per kilogram. Harga minyak goreng curah masih bertahan di angka Rp17.500 per liter, dan minyak goreng kemasan sederhana di kisaran Rp20.800 per liter.

Gula pasir lokal tercatat seharga Rp18.500 per kilogram, sementara tepung terigu kemasan standar dijual Rp11.250 per kilogram. Harga telur ayam ras juga masih stabil di angka Rp30.500 per kilogram, dan daging ayam ras di Rp39.000 per kilogram.

Mengapa Harga Bawang Merah Masih Tinggi?

Kenaikan harga bawang merah di Bandar Lampung beberapa pekan terakhir dipicu oleh berkurangnya pasokan dari sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kondisi cuaca yang kurang menentu di daerah penghasil utama turut mempengaruhi produktivitas petani. Pedagang di Pasar Bambu Kuning dan Pasar Tamin mengaku harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan stok berkualitas.

“Pasokan dari Brebes dan Nganjuk mulai menipis. Kami terpaksa ambil dari petani lokal yang harganya lebih mahal,” ujar seorang pedagang di Pasar Bambu Kuning, Bandar Lampung. Kondisi ini diperkirakan masih akan bertahan hingga awal bulan depan jika tidak ada perbaikan cuaca di sentra produksi.

Daging Sapi Tetap Jadi Primadona Jel Akhir Pekan

Meski harganya masih tinggi, permintaan daging sapi di Bandar Lampung tidak menunjukkan penurunan signifikan. Menjelang akhir pekan, sejumlah rumah potong hewan (RPH) di kota ini melaporkan tingkat pemotongan yang stabil. Harga Rp138.750 per kilogram dinilai masih wajar oleh sebagian besar konsumen, terutama untuk kebutuhan hajatan atau sajian menu spesial.

Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat terus memantau pergerakan harga di 12 pasar tradisional utama. Operasi pasar dan pasar murah masih menjadi andalan untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya untuk komoditas pemicu inflasi seperti cabai dan bawang merah.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: seputarlampung.pikiran-rakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top