LAMPUNG — Final Liga Champions yang mempertemukan Arsenal dan Paris Saint-Germain pada akhir pekan ini menyimpan satu kepastian: siapapun yang menang akan membawa pulang trofi Si Kuping Besar sebagai bagian dari double winner. Pencapaian ini tergolong langka. Dalam 70 tahun perhelatan European Cup dan Champions League, baru 17 klub berbeda yang mampu menyabet gelar juara Eropa dan juara liga domestik di musim yang sama.
Benfica (1961), Celtic (1967), Hamburger SV (1983), Steaua Bucharest (1986), PSV (1988), Red Star (1991), Milan (1994), Porto (2004), Manchester City (2023), dan Paris Saint-Germain (2025) tercatat sebagai klub yang pernah melakukannya sekali. Tanda bintang (*) menandai capaian tersebut juga menjadi bagian dari treble winner. Celtic, misalnya, menjadi klub Eropa pertama yang meraih treble pada musim 1966/67. Dua tambahan terbaru, Manchester City (2023) dan PSG (2025), juga mengawinkan tiga gelar sekaligus.
Inter Milan (1965, 2010*), Liverpool (1977, 1984), dan Manchester United (1999*, 2008) tercatat sebagai klub yang dua kali meraih double winner. Liverpool selama 22 tahun menjadi satu-satunya klub Inggris yang mencapai prestasi ini, bahkan dua kali. Manchester United menyusul lewat treble winner 1999, sebelum Sir Alex Ferguson mengulanginya sembilan tahun kemudian. Inter Milan mencatatkan jeda terpanjang—45 tahun—antara kemenangan Helenio Herrera dan Jose Mourinho.
Ajax Amsterdam menjadi salah satu dari hanya dua klub yang meraih double winner secara beruntun, pada 1972 dan 1973—dengan musim pertama juga treble winner. Tim asuhan Louis van Gaal musim 1994/95 bahkan tak terkalahkan di liga dan Liga Champions, satu-satunya klub yang melakukannya. Sementara itu, Bayern Munich mengoleksi empat double winner: 1974, 2001, 2013*, dan 2020*.
Real Madrid dan Barcelona sama-sama memiliki lima double winner. Real Madrid meraihnya pada 1957, 1958, 2017, 2022, dan 2024. Barcelona membukukan 1992, 2006, 2009*, 2011, dan 2015*. Fakta menarik: setiap gelar Eropa Barcelona selalu dibarengi gelar liga domestik. Real Madrid, yang total 15 kali juara Eropa, hanya mencatatkan lima double—menunjukkan betapa sulitnya prestasi ini. Namun, Los Blancos berhasil menyamakan jumlah Barcelona dalam sepuluh tahun terakhir dengan tiga double tambahan.
Arsenal, jika menang atas PSG, akan menjadi klub Inggris keempat yang meraih double winner Eropa dan domestik. PSG, di sisi lain, berpeluang menjadi klub kedua setelah Ajax yang melakukannya secara beruntun.