Warga Kotagajah Lampung Geger Temukan Bayi Prematur di Atas Bangku Kayu, Masih Berplasenta

Penulis: Rendi Kusuma  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 18:43:01 WIB
Bayi prematur ditemukan di atas bangku kayu di Kampung Kotagajah, Lampung Tengah.

KOTAGAJAH — Temuan seorang bayi prematur yang masih terbungkus plasenta di atas bangku kayu di Kampung Kotagajah, Lampung Tengah, sontak menghebohkan warga setempat. Bayi perempuan itu pertama kali diketahui oleh warga yang hendak beraktivitas di pagi hari, sekitar pukul 06.30 WIB, saat melihat bungkusan kain di atas bangku di depan sebuah rumah kosong.

Saat didekati, warga terkejut karena bungkusan tersebut ternyata seorang bayi yang masih mengeluarkan tangisan lemah. “Bayinya masih basah, tali pusar dan ari-arinya masih menempel. Warga langsung melaporkan ke perangkat desa dan kami segera ke lokasi,” ujar Kepala Kampung setempat, Sugiyono, saat dikonfirmasi.

Awal Mula Penemuan: Suara Tangisan dari Bangku Kayu

Saksi mata, Sari (34), mengaku awalnya mendengar suara tangisan samar dari arah bangku kayu di samping rumah tetangganya yang sudah lama kosong. Ia mengira suara itu berasal dari kucing, namun setelah dicek, ia melihat selimut kecil yang bergerak-gerak. “Saya buka selimutnya, ternyata ada bayi. Saya langsung teriak minta tolong,” katanya.

Penemuan itu segera menyebar dari mulut ke mulut. Puluhan warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan langsung. Beberapa warga membantu menenangkan situasi hingga petugas kepolisian dan tim medis dari Puskesmas Kotagajah tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

Kondisi Bayi: Prematur dan Masih Bergantung pada Plasenta

Petugas medis yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan darurat. Bayi tersebut diperkirakan lahir prematur dengan usia kehamilan sekitar 7 bulan. Kondisinya masih sangat lemah dan membutuhkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. “Bayi langsung kami evakuasi ke puskesmas untuk distabilkan, kemudian dirujuk ke rumah sakit di Kota Metro karena butuh inkubator,” jelas dr. Fitriani, dokter jaga Puskesmas Kotagajah.

Yang menjadi perhatian petugas, plasenta dan tali pusar bayi masih utuh, menandakan proses kelahiran terjadi tidak lama sebelum penemuan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pelaku pembuangan masih berada di sekitar lokasi atau baru saja meninggalkan bayi tersebut.

Polisi Selidiki Pemilik Bayi, Warga Diminta Waspada

Kapolsek Kotagajah, AKP Hendra Gunawan, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan. “Kami sudah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi. Kami juga berkoordinasi dengan puskesmas untuk mendata ibu hamil di wilayah tersebut,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai orang tua atau pihak yang mengaku kehilangan bayi. Polisi mengimbau warga yang memiliki informasi untuk segera melapor. Sementara itu, bayi prematur tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Ahmad Yani Metro dalam kondisi stabil namun tetap kritis.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: lampung.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top