Lampung Selatan Jadi Tuan Rumah Perdana Indonesian Drift Series 2026, Sport Tourism Ditarget Dongkrak Ekonomi Warung dan UMKM

Penulis: Rizal Fikri  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 13:20:10 WIB
Lampung Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah perdana Indonesian Drift Series 2026.

LAMPUNG — Kepastian Lampung Selatan menjadi tuan rumah pertama ajang ini diumumkan dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Selasa pekan lalu. Pemkab Lampung Selatan bersama penyelenggara menargetkan gelaran ini mampu mendatangkan ribuan pengunjung dari berbagai daerah ke wilayah pesisir selatan Sumatra itu.

Mengapa Lampung Selatan Dipilih untuk Edisi Perdana?

Pemilihan Lampung Selatan bukan tanpa alasan. Pihak penyelenggara Indonesian Drift Series menilai daerah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata olahraga. Selain aksesnya yang dekat dengan Pelabuhan Bakauheni—gerbang utama Sumatra dari Jawa—kawasan ini juga memiliki panorama alam yang bisa menjadi latar balap yang ikonik.

Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan, saat dihubungi, menyebutkan bahwa event ini adalah momentum untuk memperkenalkan destinasi wisata lokal ke kancah nasional. "Kami tidak hanya menyiapkan sirkuit, tapi juga paket wisata bagi pengunjung yang datang," ujarnya.

Dampak Langsung ke Ekonomi Warga: Warung hingga Homestay

Pemerintah daerah memastikan bahwa efek ekonomi dari ajang ini akan menyentuh lapisan paling bawah. Rencananya, ribuan penonton dan peserta yang datang akan membutuhkan akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama beberapa hari.

UMKM lokal, seperti warung kopi, rumah makan, dan penyedia jasa homestay, diproyeksikan menjadi pihak yang paling diuntungkan. Pemkab bahkan tengah mendata pelaku usaha kecil di sekitar lokasi sirkuit untuk dilibatkan dalam skema kemitraan selama event berlangsung.

Kapan Sirkuit Mulai Dibangun dan Berapa Anggarannya?

Persiapan teknis disebut sudah dimulai. Tim survei dari Indonesian Drift Series telah meninjau beberapa titik di Lampung Selatan yang dinilai layak sebagai lokasi sirkuit. Meski detail anggaran belum diumumkan secara resmi, sumber dari Dinas Pemuda dan Olahraga setempat menyebutkan bahwa pembangunan sirkuit semipermanen akan dimulai pada awal 2026.

Pemkab mengalokasikan dana dari APBD perubahan untuk mendukung infrastruktur dasar, seperti perbaikan akses jalan dan penerangan umum di sekitar venue. "Kami ingin tamu yang datang punya kesan pertama yang baik terhadap Lampung Selatan," tambah Kepala Dinas Pariwisata.

Apa Target Jumlah Pengunjung dan Peserta?

Penyelenggara menargetkan sedikitnya 50 pembalap dari berbagai daerah akan ambil bagian dalam seri perdana ini. Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 10.000 hingga 15.000 orang selama tiga hari penyelenggaraan. Angka ini, menurut analisis awal, bisa menghasilkan perputaran uang hingga miliaran rupiah di sektor riil.

Ke depan, Pemkab berharap Indonesian Drift Series 2026 bisa menjadi agenda tahunan yang mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung Selatan secara berkelanjutan.

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: lampung.indozone.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top