BANDARLAMPUNG — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mencatat penghematan signifikan dari pengoperasian 51 unit kendaraan listrik di wilayah kerjanya. General Manager PLN UID Lampung Rizky Mochamad menyebutkan, berdasarkan evaluasi operasional, efisiensi biaya mencapai 61 persen jika dibandingkan dengan kendaraan bermesin konvensional.
"Penggunaan kendaraan listrik memberikan efisiensi yang signifikan, baik dari sisi biaya energi maupun perawatan," kata Rizky dalam keterangan resmi di Bandarlampung, Jumat.
PLN UID Lampung mencatat setiap unit kendaraan listrik yang dioperasikan memiliki daya jelajah sekitar 350 hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian daya. Jarak tempuh ini dinilai cukup untuk menunjang aktivitas operasional tanpa perlu frekuensi pengisian energi yang tinggi.
Kondisi tersebut, menurut Rizky, turut berkontribusi terhadap penghematan waktu sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. "Selain menekan biaya operasional, penggunaan kendaraan listrik juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas kerja petugas di lapangan," ujarnya.
Penggunaan kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan operasional yang lebih optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan. PLN UID Lampung menyebut langkah ini merupakan upaya modernisasi layanan operasional melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.
Ke depan, PLN UID Lampung akan terus mendorong sistem kerja yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan. "Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis perusahaan dalam menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efektivitas layanan di lapangan," kata Rizky.