Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Siapkan Program 1 Desa 1 Sarjana, Target Berjalan 2027

Penulis: Surya Dinata  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:00:01 WIB
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan terkait persiapan Program Satu Desa Satu Sarjana di Bandarlampung, Senin (3/2/2025).

Pemerintah Provinsi Lampung akan memulai Program Satu Desa Satu Sarjana pada 2027 untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menargetkan setiap desa memiliki satu sarjana asal daerah setempat yang nantinya kembali membangun kampung halamannya.

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan Program Satu Desa Satu Sarjana akan mulai dikembangkan pada 2027. Kebijakan ini dirancang untuk memastikan setiap desa di provinsi itu memiliki setidaknya satu sarjana yang berasal dari desa setempat.

Para penerima program akan menempuh pendidikan dengan dukungan penuh pemerintah. Setelah lulus, mereka diharapkan pulang dan berkontribusi langsung bagi pembangunan desanya masing-masing.

Fokus pada Pendidikan Vokasi dan Pertanian Modern

Gubernur menekankan bahwa Lampung membutuhkan generasi muda yang menguasai teknologi, mesin, industri, dan pertanian modern. Karena itu, pendidikan vokasi serta pendidikan berbasis keterampilan menjadi bagian penting dalam pengembangan SDM di daerah tersebut.

"Lampung membutuhkan generasi muda yang memiliki kemampuan di bidang teknologi, mesin, industri, pertanian modern, serta berbagai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan," ujar Rahmat Mirzani Djausal di Bandarlampung, Senin.

Kolaborasi Empat Pilar Pembangunan

Program ini tidak berjalan sendiri. Gubernur mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki kewenangan membuat kebijakan dan membuka ruang pembangunan. Sementara itu, perguruan tinggi berperan menghadirkan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan SDM.

Dunia usaha disebutnya membuka peluang investasi dan lapangan pekerjaan, sedangkan masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan. "Kalau empat kekuatan ini disatukan, kami yakin dampaknya akan jauh lebih besar. Inilah kolaborasi yang ingin kami bangun di Provinsi Lampung," katanya.

Meningkatkan Angka Partisipasi Pendidikan Tinggi

Selain menyiapkan tenaga terdidik di desa, program ini diharapkan mampu menaikkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Lampung. Peningkatan kualitas SDM di tingkat desa menjadi sasaran utama dari kebijakan yang dicanangkan pemerintah provinsi.

Pemprov Lampung menyatakan keterbukaan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memajukan pendidikan dan SDM daerah. "Kami siap berkolaborasi, siap bekerja sama, dan siap bersama-sama mempersiapkan generasi muda Lampung untuk menyongsong masa depan Indonesia," ucap Rahmat.

"Mari mendesain masa depan Lampung, bukan hanya menunggu perubahan yang terjadi tetapi menjadi bagian dari perubahan tersebut," pungkasnya.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top