METRO — Wakil Wali Kota Metro Dr. M. Rafieq Adi Pradana tidak hanya berkeliling menikmati suasana Metro Culinary Festival (MCF). Ia menyempatkan diri berbelanja berbagai jajanan yang dijajakan pelaku UMKM di sejumlah tenant, Jumat (11/9/2026) malam.
Rafieq datang bersama istri dan anak-anaknya. Pemandangan itu menjadi salah satu yang menonjol di tengah ramainya festival.
50 Tenant dan Ratusan Produk Kuliner di MCF
MCF menghadirkan sekitar 50-an tenant dengan ratusan jenis produk kuliner. Pilihan yang tersedia mencakup makanan berat, jajanan tradisional, makanan ringan, aneka minuman, hingga kuliner modern.
Setiap produk yang dibeli secara langsung memberi kontribusi terhadap perputaran ekonomi pelaku usaha. Mereka menggantungkan pendapatan dari aktivitas perdagangan di festival tersebut.
Penyelenggara: Belanja Wakil Wali Kota Jadi Motivasi Tenant
Founder Titik Kumpul selaku penyelenggara MCF, Hermansyah Albantani, mengapresiasi dukungan yang diberikan Wakil Wali Kota Metro. Menurutnya, kehadiran Rafieq bersama keluarga dan aktivitas berbelanja produk UMKM memberi semangat tersendiri bagi para tenant.
"Kami sangat mengapresiasi dukungan Pak Wakil Wali Kota. Beliau datang bersama keluarga, kemudian ikut berbelanja dan menikmati berbagai jajanan yang ada di MCF. Bagi teman-teman UMKM, ini tentu menjadi motivasi," ujar Hermansyah.
Hermansyah menyoroti sisi lain dari kehadiran Rafieq bersama istri dan anak-anaknya. Selain berbelanja, Rafieq terlihat mengenalkan berbagai jenis jajanan kepada anak-anaknya, baik kuliner tradisional maupun makanan modern yang tersedia di festival.
"Yang menarik, beliau juga mengenalkan berbagai jajanan kepada anak-anaknya. Ada makanan tradisional, ada juga makanan modern. Jadi anak-anak bisa mengenal kuliner lokal sekaligus menikmati kuliner kekinian," katanya.
Ia menilai kebersamaan keluarga Rafieq menunjukkan festival kuliner dapat menjadi ruang sederhana bagi keluarga untuk menghabiskan waktu bersama. Sekaligus mengenalkan kekayaan kuliner kepada generasi berikutnya.
"Kelihatan sekali keharmonisan keluarganya. Mereka menikmati suasana bersama, memilih jajanan bersama dan mengenalkan berbagai makanan kepada anak-anak. Ini sesuatu yang sederhana, tetapi sangat positif," ungkap Hermansyah.
Rafieq: Kuliner Punya Potensi Besar Gerakkan Ekonomi Daerah
Wakil Wali Kota Metro Dr. M. Rafieq Adi Pradana mengatakan MCF bukan sekadar kegiatan untuk menikmati beragam sajian kuliner. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan ruang untuk mempromosikan potensi kuliner lokal, memperkuat UMKM, membuka peluang ekonomi, serta memperkenalkan kreativitas masyarakat Kota Metro.
"Metro Culinary Festival bukan sekadar kegiatan untuk menikmati beragam sajian kuliner. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk mempromosikan potensi kuliner lokal, memperkuat UMKM, membuka peluang ekonomi, serta memperkenalkan kreativitas masyarakat Kota Metro," ujarnya.
Rafieq menilai sektor kuliner memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah. Di balik setiap produk makanan dan minuman yang dinikmati masyarakat, terdapat kerja keras pelaku UMKM, pedagang, petani, pelaku usaha kreatif hingga masyarakat yang terlibat dalam rantai ekonomi tersebut.
Karena itu, para pelaku usaha didorong terus meningkatkan kualitas produk. Mereka juga diminta menjaga kebersihan dan keamanan pangan, memperkuat kemasan serta branding, dan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
"Kita ingin kuliner Kota Metro tidak hanya dikenal oleh masyarakat lokal, tapi juga menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat dari luar daerah untuk datang, berkunjung dan menikmati Kota Metro," pungkasnya.
MCF diharapkan bukan hanya menjadi tempat berburu kuliner. Festival ini juga menjadi ruang bertemunya keluarga, kreativitas dan ekonomi masyarakat. Ketika masyarakat memilih membeli dan menikmati produk UMKM lokal, mereka ikut menjaga roda perekonomian Kota Metro agar terus bergerak dan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk tumbuh lebih besar.