BANDAR LAMPUNG — Aldi Pratama mengukir sejarah baru bagi sepak takraw Lampung. Atlet asal provinsi berjuluk Sai Bumi Ruwa Jurai itu resmi masuk dalam skuad inti Timnas Indonesia yang akan berlaga di 39th King's Cup 2026, salah satu turnamen sepak takraw paling prestisius di dunia.
Pelatih Sepak Takraw Lampung, Abdul Malik, membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut Aldi menjadi satu dari 12 atlet terbaik yang dipilih mewakili Indonesia di Bangkok, Thailand, pada 3–11 Agustus 2026.
"Total ada 12 atlet yang memperkuat Indonesia, dan satu di antaranya berasal dari Lampung, yakni Aldi," ujar Abdul Malik, Minggu (2/8/2026).
Aldi Pratama Bukan Nama Baru di Kancah Nasional
Panggilan memperkuat timnas bukanlah hal yang mengejutkan. Sebelumnya, Aldi sukses menyumbangkan medali perunggu bagi kontingen Lampung pada ajang PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Prestasi itu menjadi tiket emas baginya untuk menembus level internasional.
Di ajang King's Cup nanti, Aldi akan bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara. Turnamen ini mempertandingkan enam nomor, yakni Team Event, Regu Event, Double Event, Quad Event, Hoop, dan Mixed Quadrant.
Siap Tempur Usai Jalani Pemusatan Latihan di Jakarta
Kesiapan Aldi tidak datang instan. Sebelum bertolak ke Thailand, ia telah menjalani pemusatan latihan singkat di Jakarta bersama atlet-atlet nasional lainnya. Program tersebut dirancang untuk mematangkan strategi dan kekompakan tim sebelum bertanding.
Menurut Abdul Malik, pengalaman tampil di turnamen kelas dunia ini menjadi bekal penting bagi Aldi untuk mengukur kemampuan dirinya di level internasional.
"Kesempatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. King's Cup adalah turnamen sepak takraw tingkat dunia yang sangat bergengsi. Ini menjadi pengalaman penting bagi Aldi untuk merasakan persaingan dengan atlet-atlet terbaik dunia," tegasnya.
Modal Berharga Menuju Porprov X Lampung 2026
Keikutsertaan Aldi di ajang internasional ini tidak hanya soal kebanggaan semata. Pengalaman bertanding melawan atlet-atlet top dunia diyakini akan meningkatkan kapasitas dan mental juara Aldi saat kembali membela daerahnya di berbagai agenda nasional.
Malik menyebut pengalaman ini akan sangat berguna bagi Aldi dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Lampung 2026, Liga Sepak Takraw Indonesia 2026, hingga Pra Kualifikasi PON XXII.
Dengan jam terbang internasional yang baru didapatkannya, Aldi diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi regenerasi atlet sepak takraw Lampung di masa depan.