LAMPUNG UTARA — Perubahan skema penyaluran pupuk bersubsidi ini menempatkan koperasi desa sebagai garda depan, menggantikan sistem lama yang selama ini berjalan. DTPH Lampura membentuk Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KPPP) untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Pengawasan Diperketat: Kejaksaan hingga Polri Ikut Turun Tangan
Muntofik menegaskan pengawasan tidak hanya dilakukan oleh dinas teknis. KPPP melibatkan aparat penegak hukum dan dinas terkait.
“Kami siap mengawal pelaksanaan kebijakan distribusi pupuk bersubsidi melalui Koperasi Desa Merah Putih. Pengawasan akan dilakukan bersama KPPP yang melibatkan Kejaksaan, Polri, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perdagangan agar penyaluran pupuk bersubsidi benar-benar tepat sasaran,” ujar Muntofik, Senin (20/7/2026).
Komisi pengawas ini diketahui sudah aktif bertugas sejak akhir 2025. Untuk mendukung operasionalnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah mengalokasikan anggaran khusus melalui APBD.
Serapan Pupuk Anjlok Akibat Kemarau, Pemda Andalkan Irigasi Perpompaan
Di sisi lain, serapan pupuk bersubsidi pada pertengahan tahun ini mengalami penurunan signifikan. Penyebab utamanya adalah musim kemarau yang mengurangi aktivitas tanam petani.
Untuk mengatasi hal itu, DTPH Lampura menggandeng TNI melalui Program Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian. Tahun 2026, Kabupaten Lampung Utara mendapatkan alokasi 42 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan.
42 Titik Irigasi Tersebar, Petani Bisa Usulkan Tambahan Tahun Depan
“Program Irigasi Perpompaan dari Kementerian Pertanian ini bekerja sama dengan TNI. Dengan program ini direalisasikan, kebutuhan air bagi lahan pertanian diharapkan dapat terpenuhi sehingga petani tetap bisa melakukan musim tanam meski memasuki musim kemarau,” kata Muntofik.
Sebagian besar titik program irigasi berada di Kecamatan Abung Semuli, Abung Timur, Abung Surakarta, dan Kotabumi Utara. Bantuan ini diperuntukkan bagi gabungan kelompok tani maupun kelompok tani yang mengajukan usulan.
Dinas TPH masih membuka kesempatan bagi seluruh kelompok tani di Kabupaten Lampung Utara untuk mengusulkan bantuan serupa pada tahun mendatang. “Kami mengajak seluruh kelompok tani yang membutuhkan agar mengusulkan program ini. Semakin banyak lahan pertanian yang memperoleh dukungan irigasi, maka produktivitas pertanian akan terus meningkat,” tuturnya.