LAMPUNG — Pemain berusia 32 tahun itu resmi direkrut Persija dari Lokomotiva Zagreb pada bursa transfer jelang Super League 2026-2027. Kolinger didatangkan untuk memperkuat lini belakang tim, menggantikan posisi yang ditinggalkan pemain asing sebelumnya.
Simic: 'Persija Klub Terbesar di Indonesia'
Kolinger mengaku sudah mengenal Simic jauh sebelum proses transfer terjadi. Keduanya sama-sama berasal dari Kroasia dan kerap berkomunikasi selama proses negosiasi.
"Ya, tentu saja saya mengenalnya dan banyak orang Kroasia mengenalnya karena—mungkin kalian lebih tahu—dia bermain di sini selama bertahun-tahun dan saya rasa dia adalah legenda di sini," ujar Kolinger kepada awak media di Persija Training Ground, Sawangan, Jawa Barat, Jumat (18/7/2026).
Eks pemain CFR Cluj itu menambahkan, "Banyak pemain Kroasia juga menghormatinya. Kami berbicara hampir setiap hari."
Dukungan Penuh dari Legenda Kroasia
Menurut Kolinger, Simic tidak hanya memberikan informasi soal klub, tapi juga mendorongnya secara personal. "Dia hanya mengatakan apa yang juga saya ketahui dan apa yang saya inginkan. Dia menyuruh saya untuk datang ke sini, dan pastinya, dia juga mengatakan bahwa Persija adalah klub terbesar di Indonesia," jelas pemain bertinggi 199 cm itu.
Simic sendiri membela Persija dalam dua periode: 2018–2022 dan 2023–2025. Ia menjadi idola The Jakmania setelah membawa Macan Kemayoran juara Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018.
Adaptasi Awal Kolinger: Belajar Bahasa Indonesia
Meski baru beberapa hari di Indonesia, Kolinger mengaku sudah merasa nyaman dengan lingkungan barunya. Ia bertekad mempercepat adaptasi dengan mempelajari bahasa Indonesia.
"Pastinya, saya akan mempelajari beberapa kata karena kami memiliki banyak pemain Indonesia di sini dan saya sangat menyukai mereka. Mereka adalah orang-orang yang sangat baik, dan pastinya mereka akan membantu saya untuk belajar juga," kata Kolinger.
Kehadiran Kolinger diharapkan bisa menambal sektor pertahanan Persija yang kerap kebobolan di musim lalu. Dengan postur menjulang dan pengalaman di Liga Kroasia serta Rumania, ia menjadi opsi baru di lini belakang Macan Kemayoran.