BANDARLAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendorong perubahan paradigma soal peran ayah dalam pengasuhan anak. Ia menyebut kehadiran ayah secara psikologis dan fisik menjadi elemen krusial yang selama ini kerap terabaikan.
"Perbaikan SDM akan mustahil kalau peran ganda ibu masih jadi paradigma masyarakat. Kehadiran ayah elemen penting dalam struktur pertumbuhan anak dan menyiapkan SDM yang berkualitas," kata Jihan.
Keluarga Tangguh Tak Cukup Hanya Ibu
Menurut Wagub, keluarga yang ayahnya hadir secara psikologis maupun fisik terbukti lebih tangguh. Ia menyebut peran ayah kini sudah mulai bergeser. Banyak ayah yang mulai sadar untuk membangun ketahanan keluarga, didukung oleh BKKBN dan pihak terkait.
Investasi SDM Dimulai Sejak Dalam Kandungan
Jihan menekankan bahwa kehadiran ayah tidak lagi diukur dari kuantitas semata, seperti hadir saat pembagian rapor atau sekadar memberi nafkah. "Secara mental ayah harus hadir untuk membangun ketahanan keluarga dan menyiapkan anak-anaknya menjadi apa yang diinginkan sejak dari dalam kandungan," ujarnya.
Ia menambahkan, menciptakan SDM unggul bukan hanya tugas sekolah. "Sejak masa kehamilan ibu, ayah punya peran di situ untuk menyiapkan gizinya, nutrisinya, dan lain sebagainya, itulah investasi kita untuk menyiapkan SDM yang unggul," kata Jihan.
Pembangunan Daerah Bertumpu pada Keluarga
Wagub mengungkapkan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur. Justru harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. "Dengan keluarga yang kuat, diharapkan lahir generasi yang berkualitas dan mampu mendukung kemajuan Provinsi Lampung dan Indonesia," katanya.
Ia berharap ke depan Lampung memiliki SDM yang mampu menjadi motor pembangunan daerah dan nasional. Sinergi berbagai pihak, termasuk BKKBN Provinsi Lampung, disebutnya menjadi kunci mewujudkan target tersebut.