BANDARLAMPUNG — Sebanyak 413 siswa dari 15 kabupaten/kota akan menempati Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru, Lampung Selatan, pada tahun ajaran 2026/2027. Angka itu mencakup peserta didik baru, siswa pindahan, dan lulusan dari sekolah rakyat sementara.
Rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (25/6/2026), memastikan seluruh kebutuhan pendukung rampung sebelum MPLS dimulai. Marindo menekankan program ini strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Ini merupakan program strategis pemerintah untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu. Karena itu, seluruh dukungan yang dibutuhkan harus dipastikan siap semuanya,” ujar Marindo.
Progres Fisik Bangunan Capai 83 Persen
Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi melaporkan pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kota Baru telah mencapai 83 persen. Fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, ruang makan, aula, dan penunjang pembelajaran ditargetkan berfungsi saat operasional dimulai.
Sekolah ini merupakan satu dari 104 lokasi Sekolah Rakyat Permanen yang dibangun secara nasional. Lahan disiapkan Pemprov Lampung, sementara konstruksi dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum dengan pendanaan APBN.
Kuota Peserta Didik: 4 Rombel SMA, 4 Rombel SMP, 1 Rombel SD
Aswarodi menjelaskan rekrutmen peserta didik dilakukan melalui mekanisme penjangkauan oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), bukan pendaftaran terbuka. Sasaran utama anak-anak dari keluarga Desil 1 dan Desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kementerian Sosial memberikan kuota awal 270 peserta didik baru untuk tiga jenjang. Namun karena sebagian besar orang tua belum siap melepas anaknya mengikuti pendidikan berbasis asrama, dua rombongan belajar (rombel) SD dialihkan menjadi tambahan satu rombel SMA dan satu rombel SMP.
Komposisi akhir menjadi 4 rombel SMA, 4 rombel SMP, dan 1 rombel SD. Setiap rombel berisi 30 siswa.
Rincian 413 Siswa yang Akan Menempati Sekolah Rakyat Permanen
Selain peserta didik baru, sebanyak 71 siswa dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan akan dipindahkan ke lokasi permanen di Kota Baru. Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung juga memperoleh kuota tambahan 60 peserta didik baru jenjang SD dan SMP.
Sebanyak 12 siswa lulusan SRT 35 Bandar Lampung—11 lulusan SD menuju SMP dan 1 lulusan SMP menuju SMA—juga akan melanjutkan pendidikan di Kota Baru. Total 413 siswa berasal dari 15 kabupaten/kota di Lampung.
Jadwal: Kedatangan Siswa 13 Juli, MPLS 14 Juli 2026
Pada 13 Juli 2026, agenda meliputi kedatangan peserta didik, pemeriksaan kesehatan gratis, open house, dan doa bersama. Keesokan harinya, 14 Juli 2026, MPLS dimulai sekaligus menandai awal tahun ajaran baru.
Marindo meminta OPD mempercepat penyelesaian dukungan seperti pemenuhan kebutuhan guru, layanan kesehatan, perbaikan akses jalan, dan penyediaan penerangan jalan menuju sekolah. “Mari kita bersama-sama menyambut dan memantau pelaksanaan ini, agar hari pertama MPLS dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala,” katanya.