Pencarian

PDIP Lampung Peringati Hari Lahir Pancasila dengan Aksi Gotong Royong dan Penguatan Ketahanan Pangan

Senin, 01 Juni 2026 • 14:39:21 WIB
PDIP Lampung Peringati Hari Lahir Pancasila dengan Aksi Gotong Royong dan Penguatan Ketahanan Pangan
Kader PDIP Lampung dan warga bergotong royong membersihkan saluran air di Kecamatan Natar.

BANDAR LAMPUNG — Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni lalu dimanfaatkan DPD PDIP Lampung untuk menggelar aksi sosial dan program ketahanan pangan. Kegiatan ini tidak terpusat di satu lokasi, melainkan tersebar di beberapa daerah di Lampung dengan melibatkan kader partai dan masyarakat.

Ketua DPD PDIP Lampung, Sudin, menyebut peringatan tahun ini sengaja diarahkan pada kerja-kerja yang berdampak langsung ke warga. “Kami ingin Pancasila tidak hanya diucapkan, tetapi dijalankan dalam aksi nyata. Gotong royong dan ketahanan pangan adalah dua pilar yang sangat relevan dengan kondisi saat ini,” ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (1/6).

Gotong Royong Massal di 15 Kecamatan

Aksi gotong royong dilakukan secara serentak di 15 kecamatan yang tersebar di Lampung. Fokus utamanya adalah pembersihan saluran air, perbaikan jalan lingkungan, dan penataan ruang publik. Ribuan kader dan warga turun langsung ke lapangan sejak pagi hari.

Di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, misalnya, warga bersama kader PDIP membersihkan sampah di sepanjang aliran sungai kecil yang kerap meluap saat hujan deras. Di lokasi lain, seperti di Kota Bandar Lampung, aksi difokuskan pada perbaikan fasilitas umum di kelurahan padat penduduk.

Program Ketahanan Pangan: Bibit dan Lahan Desa

Selain gotong royong, PDIP Lampung juga meluncurkan program ketahanan pangan berupa pembagian bibit tanaman pangan dan pembukaan lahan desa untuk ditanami jagung serta sayuran. Program ini menyasar kelompok tani di 10 desa di Lampung Tengah dan Lampung Timur.

Sudin menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang partai untuk memperkuat kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. “Kami tidak hanya membagi bibit, tapi juga mendampingi petani selama masa tanam hingga panen. Targetnya, setiap desa bisa memiliki lumbung pangan sendiri,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Sejumlah petani mengaku terbantu dengan adanya bantuan bibit dan pendampingan teknis. Salah satu petani di Lampung Tengah, Budi Santoso, mengatakan bibit jagung yang diterima akan segera ditanam di lahan seluas setengah hektare miliknya.

Respons Warga dan Harapan ke Depan

Warga berharap program serupa terus berlanjut, tidak hanya saat peringatan Hari Lahir Pancasila. Mereka menilai gotong royong dan ketahanan pangan adalah dua hal yang saling terkait dan perlu dijalankan secara berkelanjutan. PDIP Lampung berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap tahun.

“Semoga ke depannya ada lebih banyak lagi bantuan bibit dan pelatihan. Kami butuh pendampingan agar hasil panen maksimal,” ujar Budi.

Bagikan
Sumber: lampung.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks