Pencarian

Lahirkan Harapan Baru Konservasi di Lampung, Dua Bayi Harimau Sumatera Diberi Nama Puspa dan Muli Sikop

Sabtu, 23 Mei 2026 • 12:36:22 WIB
Lahirkan Harapan Baru Konservasi di Lampung, Dua Bayi Harimau Sumatera Diberi Nama Puspa dan Muli Sikop
Dua bayi harimau sumatera di Lampung resmi dinamai Puspa dan Muli Sikop sebagai bagian dari program konservasi.

LAMPUNG — Dua bayi harimau sumatera yang lahir di Provinsi Lampung baru-baru ini menjadi angin segar bagi dunia konservasi. Kedua satwa dilindungi itu resmi diberi nama Puspa dan Muli Sikop, sebuah identitas yang sarat makna lokal.

Penamaan tersebut diumumkan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung. Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi penguatan identitas konservasi di daerah.

Mengapa Nama Puspa dan Muli Sikop Dipilih?

Nama "Puspa" diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti bunga, melambangkan keindahan dan kelembutan. Sementara "Muli Sikop" merupakan istilah dalam bahasa Lampung yang merujuk pada seorang gadis cantik dan anggun.

Pemberian nama lokal ini sengaja dipilih agar keterkaitan antara satwa dan budaya masyarakat Lampung semakin erat. Harapannya, kesadaran untuk melindungi harimau sumatera tumbuh dari akar budaya setempat.

Populasi Kritis di Ujung Tanduk

Kelahiran dua bayi harimau sumatera ini menjadi kabar baik di tengah kondisi populasi yang memprihatinkan. Satwa endemik Pulau Sumatera ini masuk dalam status kritis (Critically Endangered) menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Perburuan liar dan alih fungsi hutan menjadi ancaman utama yang terus menekan populasi mereka di alam liar. Di Provinsi Lampung sendiri, keberadaan harimau sumatera kerap terdeteksi di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Apa Langkah Selanjutnya untuk Konservasi?

Pemerintah provinsi melalui dinas terkait menyebut bahwa penamaan ini baru awal dari rangkaian program konservasi yang lebih panjang. Edukasi kepada masyarakat sekitar habitat harimau menjadi prioritas utama.

Dengan lahirnya Puspa dan Muli Sikop, harapan untuk mempertahankan populasi harimau sumatera di Lampung kembali menyala. Namun, kerja keras semua pihak masih dibutuhkan agar satwa ini tidak hanya hidup di penangkaran, tetapi juga lestari di alam bebas.

Bagikan
Sumber: disparekraf.lampungprov.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks