TULANG BAWANG BARAT — Personel Polsek Gunung Agung menggelar pengamanan ibadah "Minggu Kasih" di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Minggu (3/5/2026) pagi. Kehadiran petugas di lokasi tersebut bertujuan memberikan rasa aman bagi jemaat yang tengah menjalankan ibadah rutin.
Program Minggu Kasih merupakan inisiatif Korps Bhayangkara untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pelayanan yang lebih responsif. Selain melakukan penjagaan fisik di area gereja, polisi juga membangun dialog interaktif dengan para jemaat guna menyerap aspirasi terkait keamanan di lingkungan sekitar.
Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah Tubaba
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, melalui Kapolsek Gunung Agung Iptu Amirudin, menegaskan bahwa Minggu Kasih adalah langkah preventif Polri. Kehadiran polisi di tengah rumah ibadah diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
"Kegiatan program Minggu Kasih merupakan salah satu langkah preventif yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Gunung Agung," ujar Iptu Amirudin, Minggu (3/5).
Menurutnya, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat. Dengan adanya pengamanan melekat, jemaat dapat beribadah dengan khidmat tanpa rasa khawatir akan gangguan eksternal.
Sosialisasi Pesan Kamtibmas kepada Jemaat GKMI
Selama pengamanan berlangsung, petugas tidak hanya berjaga di pintu masuk, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Fokus utamanya adalah mengajak warga menjaga harmonisasi antarumat beragama di wilayah Tulang Bawang Barat.
Petugas mengingatkan jemaat untuk selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan masing-masing. Peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dianggap sebagai kunci utama terciptanya stabilitas daerah.
"Pesan yang disampaikan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, menjalin hubungan yang harmonis antarwarga, serta tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi. Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan jemaat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar," kata Kapolsek.
Memperkuat Kepercayaan Publik melalui Dialog Langsung
Melalui program ini, Polsek Gunung Agung ingin memastikan bahwa setiap keluhan atau masukan dari warga dapat didengar langsung oleh petugas. Hal ini diharapkan mampu mengikis jarak antara aparat penegak hukum dan masyarakat sipil.
Hubungan yang erat antara kepolisian dan warga di Tiyuh Tunas Jaya menjadi modal penting dalam menjaga keamanan wilayah. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut tidak hanya pada saat ibadah Minggu, tetapi juga dalam aktivitas kemasyarakatan lainnya.
"Dengan adanya program Minggu Kasih ini, Polsek Gunung Agung berharap jemaat merasa lebih didengar dan dilayani. Diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, sehingga semakin terbangun rasa kepercayaan antara masyarakat dan Polri," pungkas Iptu Amirudin.
Kegiatan pengamanan di GKMI Tunas Jaya tersebut dilaporkan berjalan aman dan lancar hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Personel kepolisian tetap disiagakan di titik-titik rawan untuk memastikan situasi di wilayah hukum Polsek Gunung Agung tetap harmonis dan kondusif.