Bupati Lampung Selatan Minta Kadin Jadi Jembatan Ekonomi, Fokus ke UMKM dan Investasi

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 21:41:31 WIB
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menerima audiensi jajaran Kadin Lampung Selatan di ruang kerjanya, Jumat (14/8/2026).

LAMPUNG SELATAN — Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menerima audiensi jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lampung Selatan di ruang kerjanya, Jumat (14/8/2026). Pertemuan itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembahasan penguatan peran Kadin dalam pembangunan ekonomi daerah.

Ketua Kadin Lampung Selatan Budiman Dabo turut menyampaikan kondisi organisasi dan rencana pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII. Ia meminta arahan langsung dari Bupati Egi agar agenda organisasi itu tidak berjalan sendiri, tetapi selaras dengan arah pembangunan pemerintah daerah.

Budiman berharap Mukab VIII bisa menjadi momentum memperkuat kiprah Kadin dalam mendukung pengembangan dunia usaha di Lampung Selatan.

Kadin Diminta Jadi Akselerator Ekonomi Daerah

Bupati Egi menegaskan, Kadin tidak cukup hanya menjalankan fungsi organisasi. Ia ingin organisasi pengusaha itu bertindak sebagai jembatan yang mempertemukan kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan investor.

“Harapan saya, Kadin bisa menjadi mitra strategis pemerintah. Bagaimana kita melihat dan memetakan apa sebenarnya yang dibutuhkan masyarakat dengan perusahaan,” ujar Egi dalam keterangan yang diterima redaksi.

Menurut Egi, peran tersebut penting agar peluang usaha dan investasi dapat diarahkan sesuai potensi daerah. Ia juga menyoroti kebutuhan perencanaan jangka panjang bagi pelaku usaha lokal.

“Kadin harus bisa menjadi akselerator ekonomi. Kita punya visi dan rencana pembangunan, sehingga kita perlu melihat bagaimana pengembangan pelaku usaha untuk lima, sepuluh sampai lima belas tahun ke depan,” katanya.

Kolaborasi Lintas Organisasi Pengusaha dan Pariwisata

Di hadapan jajaran Kadin, Bupati Egi menyebut Lampung Selatan memiliki potensi besar di sektor UMKM, pariwisata, industri, hingga investasi. Ia mendorong sinergi yang lebih erat antara Kadin, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

“Jadilah hubungan yang mutual. Kita harus sama-sama tahu kebutuhan dan keinginan masing-masing, sehingga kolaborasi ini bisa memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ucapnya.

Sektor pariwisata menjadi perhatian khusus. Pemerintah daerah tengah mendorong pengembangan kawasan wisata yang diharapkan mampu menggerakkan aktivitas usaha masyarakat di sekitarnya. Dalam ekosistem itu, Kadin diminta membantu mengakselerasi pertumbuhan UMKM yang menjadi bagian dari rantai ekonomi pariwisata.

Investasi Harus Berdampak ke Lapangan Kerja

Bupati Egi juga menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam membuka investasi. Namun, ia mengingatkan agar investasi yang masuk tidak hanya dinilai dari besaran nilainya.

Kehadiran investor harus mampu menciptakan aktivitas ekonomi, membuka peluang usaha, dan memperluas lapangan kerja bagi warga Lampung Selatan. Pemerintah daerah membutuhkan mitra yang bisa menjembatani kepentingan investor dengan kebutuhan masyarakat serta arah pembangunan daerah.

Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi menghasilkan kerja sama yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. (bg/ns)

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: newslampungterkini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top