10 Tempat Konser dan Event Musik di Lampung yang Wajib Diketahui Penggemar Musik

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 11:19:01 WIB
Suasana Pahoman Studio di Tanjung Karang saat digunakan sebagai venue pertunjukan musik indie dengan kapasitas sekitar 150 hingga 200 orang.

Bicara soal hiburan musik, Lampung bukan cuma punya Pantai Mutun atau Siger. Dalam beberapa tahun terakhir, geliat event musik di sini makin terasa—dari konser band indie, festival kopi dengan panggung akustik, sampai tur musisi nasional yang singgah. Masalahnya, informasi tentang venue sering tersebar di media sosial dan tidak terpusat. Artikel ini coba merangkum tempat-tempat yang sudah terbukti jadi lokasi konser dan event musik di Lampung, berdasarkan pengalaman penonton dan catatan event organizer lokal.

1. Pahoman Studio — Ikon Musik Indie di Pusat Kota

Pahoman Studio di Jalan Pahoman, Tanjung Karang, sudah lama jadi rumah bagi komunitas musik independen. Tempat ini bukan gedung megah, melainkan studio rekaman yang juga difungsikan sebagai venue pertunjukan. Suasananya intim—kapasitas sekitar 150-200 orang—jadi cocok untuk genre akustik, folk, atau punk underground.

Tips: Parkir agak terbatas, lebih enak naik motor atau ojek online. Cek akun Instagram mereka untuk jadwal gig—biasanya diumumkan H-7.

2. Lampung Convention Hall — Gedung Serbaguna untuk Event Skala Besar

Terletak di Jalan HOS Cokroaminoto, Enggal, gedung ini sering dipakai untuk konser musisi papan atas yang tur ke Lampung. AC dingin, sound system proper, dan kursi yang nyaman. Kapasitas bisa mencapai 3.000 orang tergantung konfigurasi panggung.

Yang perlu diperhatikan: akses jalan di depan gedung sering macet saat jam pulang kantor. Datang lebih awal kalau mau dapat parkir di halaman dalam.

3. Taman Budaya Lampung — Panggung Terbuka dengan Nuansa Tradisional

Di Jalan Dr. Waridin, Kotabaru, Taman Budaya Lampung punya amphitheater terbuka yang sering dipakai untuk festival musik etnik dan kolaborasi lintas genre. Udara malam di sini sejuk, dikelilingi pohon rindang. Kapasitas area outdoor sekitar 500-800 orang.

Kalau musim hujan, siapkan jas hujan atau payung—acara tetap jalan meski gerimis. Tiket biasanya dijual di pintu masuk atau online lewat platform lokal.

4. Swiss-Belhotel Lampung — Ballroom untuk Konser Akustik Eksklusif

Hotel bintang empat di Jalan Rasuna Said, Kedaton, ini punya ballroom yang kerap disewa untuk event musik berskala menengah—seperti pertunjukan jazz, akustik duo, atau showcase band lokal. Kapasitas sekitar 400-500 orang.

Keunggulannya: parkir luas dan ada kafe di lobby yang buka sampai malam. Cocok kalau mau ngobrol santai sebelum atau sesudah acara.

5. Lapangan Saburai — Venue Outdoor Legendaris

Lapangan di Jalan Raden Intan, Enggal, ini sudah puluhan tahun jadi lokasi konser besar—dari festival tahunan hingga acara hari jadi Lampung. Kapasitas bisa mencapai puluhan ribu orang. Tanah lapang, panggung dibangun sementara.

Saran: pakai sepatu tertutup karena rumput bisa becek kalau habis hujan. Bawa air minum sendiri karena harga minuman di dalam cenderung lebih mahal.

6. Emersia Hotel & Convention — Pilihan Alternatif di Tanjung Karang

Di Jalan Raden Intan, Emersia punya ballroom yang cukup fleksibel untuk konser musik akustik atau semi-akustik. Kapasitas sekitar 300-400 orang. Sering dipakai untuk acara musik gereja atau komunitas rohani.

Parkir di basement agak sempit untuk mobil besar. Lebih praktis pakai transportasi online atau motor.

7. Kafe dan Co-working Space di Sepanjang Jalan Raden Intan

Beberapa kafe di pusat kota—seperti di sekitar Jalan Raden Intan dan Jalan Diponegoro—rutin mengadakan open mic dan pertunjukan musik akustik. Ini bukan venue formal, tapi jadi titik kumpul musisi lokal. Kapasitas terbatas, biasanya 30-50 orang.

Cek media sosial masing-masing kafe untuk jadwal. Biasanya gratis tanpa tiket, cukup pesan minuman.

8. Universitas Lampung (Unila) — Gedung Serbaguna dan Auditorium

Kampus Unila di Gedong Meneng punya beberapa auditorium dan lapangan terbuka yang sering dipakai untuk event musik mahasiswa—seperti pensi atau festival band kampus. Acara ini terbuka untuk umum, biasanya gratis atau tiket masuk murah.

Parkir cukup luas. Datang lebih awal karena antrean masuk bisa panjang saat acara besar.

9. Mall Boemi Kedaton — Area Atrium dan Food Court

Mal di Jalan Raden Imba Kusuma ini kadang menggelar pertunjukan musik di area atrium—biasanya saat akhir pekan atau hari libur nasional. Skala kecil, lebih ke hiburan pengunjung mal. Tapi kadang ada band indie yang manggung di sini.

Gratis. Cocok kalau kebetulan lagi jalan-jalan dan ingin dengar musik sambil belanja.

10. Lapangan Korpri — Alternatif Venue Terbuka di Sukarame

Lapangan di Kecamatan Sukarame ini mulai sering dipakai untuk event musik skala menengah—seperti festival kuliner dengan panggung musik. Kapasitas sekitar 2.000-3.000 orang. Akses dari jalan utama cukup mudah.

Area parkir luas tapi tanah. Kalau musim kemarau, debu bisa mengganggu—bawa masker.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah semua venue ini menyediakan tiket online?
Tidak semua. Venue besar seperti Lampung Convention Hall biasanya kerja sama dengan platform tiket online. Venue kecil seperti Pahoman Studio atau kafe-kafe masih jual tiket di pintu masuk atau lewat DM Instagram.

2. Kapan waktu terbaik untuk nonton konser di Lampung?
Mei hingga September relatif jarang hujan, cocok untuk venue outdoor. Kalau venue indoor, bisa kapan saja—tapi perhatikan jadwal libur sekolah karena event biasanya meningkat di Juni-Juli dan Desember.

3. Bagaimana cara dapat info event musik terbaru di Lampung?
Ikuti akun Instagram promotor lokal seperti @lampungmusicfest, @eventlampung, atau komunitas musik kampus. Grup Facebook "Info Event Lampung" juga masih aktif.

4. Apakah ada venue yang ramah disabilitas?
Lampung Convention Hall dan Swiss-Belhotel punya akses kursi roda. Venue outdoor seperti Lapangan Saburai belum sepenuhnya ramah disabilitas—kondisi tanah tidak rata.

5. Berapa kisaran harga tiket konser di Lampung?
Harga bervariasi tergantung artis dan venue. Cek langsung ke akun resmi promotor atau tempat penjualan tiket—jangan percaya calo di luar venue.

Dari Pahoman yang intim sampai Lapangan Saburai yang legendaris, pilihan tempat nonton musik di Lampung cukup beragam. Setiap venue punya karakter sendiri—ada yang cocok buat duduk santai mendengar akustik, ada yang pas buat berdansa di tengah ribuan orang. Yang penting, selalu cek jadwal dan kondisi terkini sebelum berangkat. Selamat menikmati musik di Bumi Ruwa Jurai.

Reporter: Teguh Prasetyo
Back to top