BANDAR LAMPUNG — Gerai pasar tradisional hingga ritel modern di Lampung mencatatkan dinamika harga pangan yang beragam pada Jumat (17/7/2026) sore. Data dari SP2KP Kemendag yang dipantau pukul 15.54 WIB menunjukkan bahwa meskipun secara umum harga cenderung stabil, beberapa komoditas andalan rumah tangga seperti cabai dan bawang justru mengalami penurunan.
Bawang merah menjadi komoditas dengan penurunan harga paling signifikan, yakni turun 0,91 persen atau setara Rp322 per kilogram. Harga rata-rata bawang merah di Lampung kini berada di level Rp35.111 per kg. Penurunan ini diikuti oleh cabai rawit merah yang turun 0,82 persen menjadi Rp44.589 per kg, serta cabai merah besar yang turun 0,76 persen menjadi Rp35.179 per kg.
Sementara itu, harga Minyakita juga tercatat sedikit melandai. Minyak goreng kemasan sederhana ini turun tipis 0,08 persen menjadi Rp15.567 per liter.
Di sisi lain, konsumen di Lampung harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli telur ayam ras. Komoditas ini melonjak paling tinggi di antara daftar, naik Rp289 atau 1,12 persen menjadi Rp26.011 per kg. Kenaikan juga terjadi pada beras medium yang naik 0,12 persen menjadi Rp13.166 per kg, dan beras premium yang naik tipis 0,1 persen menjadi Rp14.698 per kg.
Berikut rincian harga bahan pokok di Lampung berdasarkan data resmi SP2KP Kemendag per 17 Juli 2026:
Data ini menjadi acuan bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk memantau stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga komoditas pangan nasional.