Kemenag Lampung Timur Dampingi Tim Setneg Tinjau Kesiapan Madrasah Jelang Kunjungan Wapres di Way Bungur

Penulis: Rizal Fikri  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 23:26:01 WIB
Kepala Kemenag Lampung Timur, Marwansyah, mendampingi Tim Setneg meninjau kesiapan madrasah di Way Bungur jelang kunjungan Wakil Presiden.

LAMPUNG TIMUR — Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, mendampingi langsung rombongan Setneg yang memeriksa berbagai aspek di lingkungan madrasah. Turut hadir Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Latif Khairin Bahri, serta jajaran staf madrasah setempat.

Apa Saja yang Dicek Tim Setneg?

Tim memastikan seluruh aspek teknis pelaksanaan kunjungan kenegaraan berjalan optimal. Pemeriksaan meliputi kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan teknis di lokasi acara.

Madrasah ini dipilih sebagai salah satu titik agenda Wakil Presiden di Lampung Timur. Karena itu, standar persiapan yang diterapkan cukup ketat.

Komitmen Kemenag: Momentum Tunjukkan Mutu Madrasah

Marwansyah menegaskan bahwa Kementerian Agama berkomitmen penuh mendukung kelancaran agenda nasional tersebut. Ia menyebut kunjungan ini merupakan kehormatan sekaligus momentum strategis.

"Kunjungan ini merupakan kehormatan sekaligus momentum untuk menunjukkan kualitas layanan pendidikan madrasah. Karena itu, seluruh pihak harus bersinergi agar pelaksanaannya berjalan lancar, aman, dan memberikan kesan yang baik," ujar Marwansyah dalam keterangannya.

Dampak bagi Pendidikan di Lampung Timur

Peninjauan ini tidak hanya soal persiapan agenda kenegaraan. Marwansyah berharap, perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan madrasah dapat mendorong peningkatan mutu layanan.

Ia optimistis dampak positif dari kunjungan ini akan terasa bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Lampung Timur secara keseluruhan. Lingkungan belajar yang aman dan representatif menjadi standar yang terus diupayakan.

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: kemenaglampungtimur.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top