BANDAR LAMPUNG — PLN UID Lampung mengakhiri semester pertama 2026 dengan raihan signifikan. Selain masuk tiga besar kinerja operasi se-Regional Sumkal, perusahaan juga mencatat pertumbuhan konsumsi listrik yang mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi di provinsi tersebut.
Hingga Juni 2026, PLN UID Lampung membukukan penjualan listrik sebesar 3.262 GWh. Angka ini lebih tinggi dari capaian periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh meningkatnya kebutuhan dari sektor industri, bisnis, dan rumah tangga.
Untuk mengimbangi pertumbuhan tersebut, PLN menambah 92 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan 193 kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR). Kapasitas gardu distribusi juga ditingkatkan sebesar 19,53 MVA.
Perbaikan kinerja operasi juga terlihat dari indikator SAIDI dan SAIFI—tolok ukur lama dan frekuensi pemadaman. Kedua indikator tersebut membaik secara signifikan, menjadi fondasi layanan kelistrikan yang lebih andal bagi masyarakat dan pelaku usaha di Lampung.
Dalam mendukung transisi energi nasional, PLN meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Melesom berkapasitas 2,3 MW di Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat pada Juni 2026. Penambahan ini memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) dalam sistem kelistrikan Lampung.
Program Listrik Desa (Lisdes) juga terus diperluas. Selama semester I 2026, PLN menyelesaikan elektrifikasi di tujuh lokasi yang sebelumnya belum terlayani secara optimal. Akses listrik yang lebih andal diharapkan mendorong produktivitas warga dan percepatan ekonomi di daerah terpencil.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh insan PLN dalam menjaga keandalan sistem sekaligus menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas dedikasi seluruh insan PLN UID Lampung dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan, memperluas akses listrik hingga ke pelosok, serta mendukung transisi energi melalui pemanfaatan energi baru terbarukan,” ujar Rizky.
Dengan keandalan yang terus membaik dan infrastruktur yang diperkuat, PLN optimistis mampu mendukung transformasi energi dan pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung.