BANDAR LAMPUNG — PWI Provinsi Lampung tidak ingin setengah-setengah dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah dua even nasional pada April 2027. Setelah sebelumnya bersilaturahmi ke UIN Raden Intan Lampung, kali ini pengurus mendatangi Universitas Teknokrat Indonesia untuk membangun kolaborasi konkret, terutama di cabang olahraga yang menjadi andalan kampus tersebut.
Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWI Lampung, Segan Simanjuntak, menilai prestasi Universitas Teknokrat di bidang esports sudah sangat mumpuni. Menurutnya, pengalaman dan fasilitas yang dimiliki kampus tersebut diharapkan mampu mendongkrak daya saing kontingen PWI Lampung yang tahun lalu hanya finis di peringkat kelima.
"Target kami minimal masuk tiga besar saat menjadi tuan rumah. Esports Teknokrat sudah sangat bagus. Kami ingin berkolaborasi agar tim esports PWI Lampung bisa bersaing dengan kontingen dari provinsi lain," ujar Segan dalam pertemuan tersebut.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H.M. Nasrullah Yusuf, menyambut positif tawaran kerja sama tersebut. Ia menyatakan pihaknya tidak hanya siap menjadi mitra penyelenggara, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung yang sudah dimiliki kampus.
"Kami memiliki aula berkapasitas 200 hingga 400 orang yang dilengkapi videotron, serta gelanggang olahraga berkapasitas sekitar 1.000 orang dengan fasilitas yang memadai. Area parkir juga cukup luas," jelas Nasrullah.
Ia menekankan bahwa persiapan atlet, khususnya untuk esports, tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, waktu sekitar satu tahun yang tersisa harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk latihan intensif. "Kalau ingin memperoleh hasil maksimal di esports, latihan harus dimulai dari sekarang," pungkasnya.
Sekretaris PWI Provinsi Lampung, Andi Panjaitan, mengungkapkan bahwa masih banyak tahapan yang harus dilalui sebelum puncak acara. Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan kick off pada November 2026, dilanjutkan dengan konferensi kerja hingga konferensi provinsi.
"Kami berharap ke depan bisa berkolaborasi, baik dalam keterlibatan peserta maupun menjadi lawan uji coba, khususnya untuk cabang olahraga esports," kata Andi.
Porwanas 2027 direncanakan mempertandingkan sekitar 14 cabang olahraga, termasuk catur, biliar, atletik, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan futsal. Namun, fokus utama pembinaan saat ini diarahkan ke esports karena potensi prestasi dan dukungan fasilitas dari mitra akademisi. (**)