RS Bandar Negara Husada Lampung Kini Layani Operasi Mata dan Cuci Darah, Wagub Sebut Kunjungan Pasien Meningkat

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Senin, 13 Juli 2026 | 22:32:31 WIB
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau fasilitas operasi mata dan hemodialisa di RS Bandar Negara Husada, Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG — Rumah sakit plat merah di Lampung, RS Bandar Negara Husada (RSBNH), kini tak lagi hanya melayani rawat inap dan poli umum. Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengonfirmasi bahwa fasilitas kesehatan tersebut telah menambah dua layanan spesialis: operasi mata dan hemodialisa (cuci darah).

"Saat ini Rumah Sakit Bandar Negara Husada sudah mengalami peningkatan layanan dan ada peningkatan kunjungan pasien yang cukup signifikan juga di sana," ujar Jihan di Bandarlampung, Senin.

Dua Layanan Baru yang Sebelumnya Tak Ada

Jihan menjelaskan, kedua layanan itu merupakan layanan yang sebelumnya tidak tersedia di RSBNH. Kehadiran operasi mata dan cuci darah menjadi jawaban atas kebutuhan warga yang selama ini harus dirujuk ke rumah sakit lain di luar kota.

"Kemudian ada juga pelayanan hemodialisa dan juga pelayanan-pelayanan yang sebelumnya tidak ada sekarang sudah ada. Ini jadi langkah yang baik dari RSBNH untuk terus memperbaiki serta meningkatkan pelayanan," kata Wagub.

Strategi Jemput Bola: Mobil Antar-Jemput Pasien

Tak hanya mengandalkan layanan medis baru, RSBNH juga menjalankan inovasi non-medis. Manajemen rumah sakit mengoperasikan program mobil jemput pasien untuk menjangkau warga yang kesulitan transportasi.

"Dengan adanya layanan-layanan ini tentu sebagai bentuk strategi menarik masyarakat untuk bisa berkunjung ke rumah sakit saat dalam kondisi sakit," ucap Jihan.

Target Akreditasi Paripurna dan Jadi Rujukan Wilayah Barat

RSBNH saat ini telah mengantongi akreditasi tingkat utama. Manajemen tengah mempersiapkan diri untuk meraih akreditasi paripurna, level tertinggi dalam standar mutu rumah sakit di Indonesia.

Peningkatan layanan ini bagian dari strategi besar: menjadikan RSBNH sebagai rumah sakit rujukan utama, khususnya bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Lampung Selatan. RS ini juga diharapkan mampu menerima pasien rujukan dari rumah sakit lain yang tingkat keterisian tempat tidurnya sudah tinggi.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top