BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mendorong penguatan koordinasi lintas instansi sebagai strategi utama mempercepat realisasi program prioritas pemerintah provinsi. Hal ini disampaikannya saat bersilaturahmi dengan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan di Bandar Lampung, Senin (13/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Marindo didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Lampung Hasan Basri Natamenggala beserta Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandarlampung Ulin Nuha.
Marindo menegaskan bahwa kolaborasi yang solid bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak agar program berjalan tepat sasaran. “Koordinasi dan harmonisasi lintas instansi harus terus diperkuat agar program-program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan sinergi yang baik, pembangunan daerah akan semakin sejalan dengan program pemerintah pusat. Pertemuan ini secara spesifik membahas percepatan penyelenggaraan pemerintahan sesuai ketentuan perundang-undangan dan harmonisasi langkah dalam pelaksanaan program prioritas.
Kehadiran jajaran ATR/BPN dalam forum ini menunjukkan salah satu isu krusial yang dibahas, yakni penyelesaian persoalan pertanahan yang kerap menghambat proyek pembangunan. Melalui sinergi antara Pemprov Lampung, BPKP, dan ATR/BPN, berbagai aspek tata kelola pemerintahan, pengawasan, hingga urusan pertanahan diharapkan bisa ditangani lebih cepat.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Lampung menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan pembangunan.
Di sela-sela pertemuan, suasana hangat turut mewarnai silaturahmi. Sekda bersama para pejabat lainnya sempat berbincang santai mengenai Piala Dunia 2026. Marindo mengaku optimistis tim nasional Inggris mampu melangkah hingga babak final, sementara peserta lain saling menyampaikan dukungan terhadap tim jagoan masing-masing.
Perbincangan pun berlanjut dengan rencana menggelar nonton bareng (nobar) sebagai ajang mempererat kebersamaan. Menutup pertemuan, Sekda mengajak masyarakat Lampung ikut meramaikan kegiatan nobar resmi yang diselenggarakan TVRI hingga fase akhir Piala Dunia 2026.
Kegiatan tersebut digelar di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di sejumlah titik di Lampung seperti alun-alun, balai desa, kafe, dan restoran. Selain sebagai ruang kebersamaan, nobar ini diharapkan mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas usaha di sekitar lokasi pemutaran. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)