Google Home App Update V4.20 Rilis, Tambah Fitur Otomatisasi Rumah Pintar dan Perbaikan Kamera

Penulis: Rendi Kusuma  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 01:39:31 WIB
Google Home App versi 4.20 hadirkan fitur otomatisasi rumah pintar yang lebih mudah digunakan.

LAMPUNG — Google mulai meluncurkan pembaruan besar untuk aplikasi Google Home versi 4.20. Pembaruan ini menghadirkan fitur otomatisasi baru dan sejumlah perbaikan pada sistem kamera serta perangkat smart home lainnya. Pengguna Android dan iOS di seluruh dunia, termasuk Indonesia, bisa mendapatkan pembaruan ini dalam beberapa pekan ke depan.

Fitur Otomatisasi yang Lebih Mudah

Fitur utama dalam pembaruan ini adalah "Suggested Automations". Alih-alih memulai dari kanvas kosong, pengguna kini akan melihat rekomendasi otomatisasi siap pakai di tab Automations. Rekomendasi ini dirancang berdasarkan skenario nyata, seperti keamanan rumah, rutinitas pagi, atau penghematan energi.

Google memberikan beberapa contoh penggunaan fitur ini. Misalnya, menyalakan kamera secara otomatis saat malam hari, mematikan lampu ketika sistem mendeteksi tidak ada orang di rumah, atau memutar musik pada jam tertentu. Pengguna bisa langsung menggunakan saran tersebut atau menyesuaikannya sesuai kebutuhan.

Dalam pernyataan resminya, Google menjelaskan, "Suggested automations: Get inspired or kickstart your home automation journey with suggested automations. Instead of starting from a blank canvas, you’ll now see ready-made automations tailored to real-life tasks, like home security, morning routines, or energy savings." Fitur ini bisa ditemukan di bagian atas tab Automations atau di bawah jadwal otomatisasi yang sudah ada.

Peningkatan Kamera dan Perbaikan Bug

Pembaruan ini juga menyasar pengalaman pengguna kamera. Khusus untuk kamera Onn Outdoor dan Onn Floodlight yang dijual Walmart, Google Home kini memiliki tombol khusus untuk mengontrol lampu bawaan dan menyesuaikan kecerahan. Belum ada informasi apakah dukungan ini juga berlaku untuk Nest Cam with Floodlight.

Proses pengaturan kamera disebut-sebut lebih cepat. Google juga mengklaim telah mengoptimalkan live view agar lebih stabil selama sesi pengawasan yang panjang. Beberapa perbaikan bug spesifik meliputi:

  • Live streaming lebih andal: Masalah yang menyebabkan live stream gagal menyegarkan atau melanjutkan setelah membuka kunci perangkat telah diperbaiki.
  • Live view optimal: Performa lambat selama sesi tampilan kamera yang panjang telah dioptimalkan.
  • Akurasi kunci pintu: Status tampilan smart door lock diperbaiki agar tidak lagi menampilkan ikon offline yang salah.
  • Setup Face Match: Proses pengaturan Face Match yang sebelumnya keluar mendadak saat gangguan jaringan kini lebih stabil.
  • Kontrol kipas: Masalah kedipan pada kontrol kipas saat menyalakan/mematikan termostat secara manual telah diperbaiki.
  • Favorites reordering: Aplikasi tidak akan crash saat memutar layar ketika mengatur ulang tile favorit.
  • Google TV previews: Tampilan preview kamera pintu di Google TV kini tidak lagi memiliki bingkai hitam yang tidak diinginkan.

Akses Awal dan Fitur Tambahan

Anggota program akses awal (early access) juga akan melihat kartu visual baru di perangkat Nest Hub. Google juga terus mengembangkan integrasi Gemini untuk Home, meskipun detail lebih lanjut belum diungkapkan. Pembaruan ini merupakan langkah Google untuk menyederhanakan pengelolaan perangkat smart home yang semakin kompleks, terutama bagi pengguna baru yang belum terbiasa dengan sistem otomatisasi.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top