Komisi V DPRD Lampung Dukung Program PJJ dan SMA Terbuka, Ingatkan soal Kendala Teknologi dan Jaringan

Penulis: Rendi Kusuma  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 14:54:01 WIB
Anggota Komisi V DPRD Lampung mendukung program PJJ dan SMA Terbuka sebagai solusi pendidikan.

BANDARLAMPUNG — Anggota Komisi V DPRD Lampung, M. Syukron Muchtar, menyebut program PJJ dan SMA Terbuka sebagai terobosan kreatif yang perlu diapresiasi. Menurutnya, dua program ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini terkendala melanjutkan pendidikan formal.

"Saya sebagai anggota Komisi V melihat program ini bagus dan sangat menarik. Ini adalah terobosan kreativitas yang perlu diapresiasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung," ujar Syukron, Rabu (8/7/2026).

PJJ: Solusi Belajar Tanpa Harus ke Sekolah

Syukron menjelaskan, program PJJ memberikan kesempatan bagi siswa yang memiliki keterbatasan untuk tetap mendapatkan pendidikan. Peserta didik tidak wajib hadir langsung ke sekolah tempat mereka belajar.

"PJJ ini program jarak jauh, jadi dia tetap sekolah hanya saja tidak harus datang ke sekolah tempat dia belajar. Ini menjadi solusi bagi mereka yang kesulitan," jelasnya.

SMA Terbuka: Ijazah Formal untuk Warga di Atas Usia Sekolah

Sementara itu, program SMA Terbuka dinilai dapat membantu masyarakat yang sudah melewati usia sekolah namun masih membutuhkan ijazah pendidikan formal. Syukron menekankan, ijazah yang diperoleh bukan paket C, melainkan ijazah normal.

"Sekolah terbuka ini untuk mereka yang sudah usia lewat dan membutuhkan ijazah, bukan ijazah paket C, tetapi ijazah normal. Jadi ini sangat membantu," katanya.

Catatan Penting: Kesiapan Perangkat dan Jaringan Internet

Meski menyambut baik, Syukron mengingatkan sejumlah tantangan yang harus diantisipasi agar program berjalan efektif. Salah satu pekerjaan rumah utama adalah kesiapan sarana teknologi untuk menunjang PJJ.

"PR-nya adalah bagaimana program ini bisa berjalan efektif. Contohnya PJJ, kendalanya apakah semua siswa punya alat yang memadai untuk melaksanakan pendidikan, kemudian bagaimana dengan jaringan internet," ujarnya.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: lampung.rilis.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top