6 Harga Pangan di Lampung Turun per 1 Juli 2026, Cabai Merah Besar Paling Dalam Anjlok Rp 1.487 per Kg

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 22:06:31 WIB
Harga cabai merah besar di Lampung turun Rp 1.487 per kg per 1 Juli 2026.

BANDAR LAMPUNG — Gerbang dapur warga Lampung sedikit longgar di awal Juli ini. Enam dari 16 komoditas pangan utama di provinsi itu mengalami penurunan harga, dengan cabai merah besar menjadi yang paling tajam anjloknya.

Cabai Merah Besar Pimpin Penurunan, Anjlok 3,88 Persen

Berdasarkan data SP2KP Kemendag yang dirilis pukul 15.17 WIB, harga cabai merah besar turun paling dalam, yakni Rp 1.487 per kg atau setara 3,88 persen. Kini, cabai merah besar dibanderol Rp 36.821 per kg.

Di posisi kedua, cabai merah keriting dan cabai rawit merah sama-sama turun 2,97 persen. Harga cabai merah keriting menjadi Rp 35.778 per kg, sementara cabai rawit merah di angka Rp 43.511 per kg.

Bawang Merah dan Protein Hewani Ikut Terkoreksi

Harga bawang merah turun 1,41 persen menjadi Rp 38.011 per kg. Sementara itu, harga protein hewani juga ikut melandai. Daging ayam ras turun tipis 0,33 persen menjadi Rp 33.156 per kg, dan telur ayam ras turun 0,3 persen ke level Rp 25.789 per kg.

Adapun harga daging sapi paha belakang masih bertahan di Rp 134.433 per kg, sama seperti harga bawang putih honan yang tetap Rp 33.452 per kg.

Gula Pasir Satu-satunya yang Naik, Kenaikannya Hanya Rp 7

Satu-satunya komoditas yang mencatat kenaikan adalah gula pasir curah. Harganya naik tipis 0,04 persen atau Rp 7 per kg, menjadi Rp 17.356 per kg. Kenaikan ini masih tergolong sangat kecil dan belum membebani konsumen secara signifikan.

Harga Minyak Goreng dan Beras Masih Stabil

Harga minyak goreng di Lampung terpantau stabil. Minyak goreng sawit kemasan premium dijual Rp 20.933 per liter, minyak curah Rp 17.208 per liter, dan Minyakita di angka Rp 15.580 per liter. Harga beras premium juga bertahan di Rp 14.614 per kg, sementara beras medium Rp 13.146 per kg.

Komoditas lain yang tak bergerak adalah tepung terigu di Rp 12.333 per kg dan kedelai impor di Rp 13.212 per kg.

Apa Artinya bagi Warga?

Penurunan harga cabai dan bawang menjadi kabar baik bagi ibu rumah tangga di Bandar Lampung dan sekitarnya, terutama menjelang akhir pekan. Namun, stabilitas harga beras dan minyak goreng tetap menjadi perhatian utama karena merupakan kebutuhan pokok harian yang paling sensitif terhadap daya beli masyarakat.

Pemantauan harga oleh SP2KP Kemendag akan terus dilakukan secara harian untuk memastikan distribusi pangan di Lampung berjalan lancar dan tidak ada lonjakan harga yang merugikan konsumen.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top